Hasil Penelitian Belum Dipatenkan, Penemu Obat Kanker di Kalteng Tolak Hadiri Undangan dari Turki

Penemu obat kanker oleh siswa Palangkaraya menolak undangan dari negara Turki karena hasil penelitiannya belum dipatenkan.

Hasil Penelitian Belum Dipatenkan, Penemu Obat Kanker di Kalteng Tolak Hadiri Undangan dari Turki
Doc. Humas Pemprov Kalteng
Viral Siswa SMA di Kalteng Temukan Obat Kanker Mujarab, Tolak Hadiri Undangan ke Turki Sebelum Hasil Penelitiannya Dipatenkan 

TRIBUNNEWS.COM - Dunia pendidikan Indonesia kembali menorehkan prestasi dari siswa SMA di Kalteng yang berhasil temukan obat kanker mujarab.

Obat kanker mujarab temuan siswa SMA di Kalteng, rencananya akan segera dipatenkan oleh pemerintah agar tak diklaim oleh negara lain.

Oleh sebab itu, siswa SMA di Kalteng penemu obat kanker mujarab itu menolak hadiri undangan ke Turki sebelum penemuannya dipatenkan.

Obat kanker mujarab yang dimaksudkan adalah berasal dari tanaman bajakah yang ada di daerah Kalimantan Tengah.

Tanaman langka itu disebut-sebut memiliki khasiat sebagai penyembuh kanker.

Hal ini seperti yang terungkap pada penelitian tiga siswa SMA asal Palangkaraya yang meneliti tanaman bajakah itu.

Bahkan, para siswa peneliti itu berhasil menyabet medali emas dalam ajang kompetisi ilmiah di Seoul, Korea Selatan.

Tak hanya itu, siswa SMA di Kalteng itu juga mendapat undangan untuk datang ke Turki untuk memaparkan seputar obat kanker mujarab dari tanaman bajakah.

Baca Selengkap

Penulis: Grid Network
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved