Jokowi Sebut Ada Menteri dari Kepala Daerah, Ridwan Kamil Angkat Suara

Presiden Joko Widodo menyatakan bakal ada kepala daerah yang mengisi posisi menteri dalam susunan kabinet 2019-2024.

Jokowi Sebut Ada Menteri dari Kepala Daerah, Ridwan Kamil Angkat Suara
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan paparannya pada Business Review Semester l 2019 Bank BJB, di Hotel Aryadutal, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Rabu (7//8/2019). Acara ini untuk dapat menghasilkan pertumbuhan bisnis Bank BJB yang berkualitas dan berkelanjutan dalam menyambut semester II 2019, dengan menerapkan tiga fokus utama, yakni reposisi bisnis, reorganisasi, dan re-engineering teknologi informasi. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyatakan bakal ada kepala daerah yang mengisi posisi menteri dalam susunan kabinet 2019-2024.

Spekulasi nama kandidat menteri dari kalangan kepala daerah pun mulai bermunculan. Ditanya soal itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan mengaku bukan sosok yang disebut Jokowi.

Pria yang karib disapa Emil itu memilih fokus untuk menuntaskan masa kerjanya sebagai orang nomor satu di Jabar.

"Saya tidak tahu, tidak hapal dan sementara kalau pun iya (ditawari) saya fokus di Jawa Barat," kata Emil usai mengukuhkan tim Paskibraka Jawa Barat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (15/8/2019) sore.

Emil menambahkan, ia sedang semangat membuat sejumlah terobosan bagi warga Jabar. Apalagi, mantan Wali Kota Bandung itu belum genap setahun menjabat sebagai gubernur.

"Saya ini harus membuktikan dulu sebagai pemimpin Jabar, kan baru mulai baru setahun. Saya lagi semangat. Jadi saya fokus di Jabar," ungkapnya.

Baca: NasDem Tak Ingin Bebani Jokowi soal Komposisi Menteri

Meski tak berminat jadi menteri, Emil mendukung rencana Jokowi yang ingin memasukan sosok milenial berlatarbelakang profesional dalam kabinetnya.

"Ujung dari proses pembangunan itu adalah hasil akhir. Kalau hasil akhir bisa dipercepat dengan menteri yang usia muda karena mobilitasnya lebih giat, lebih gesit saya kira saya dukung. Kedewasaan tidak diukur dari umur," kata Emil di Gedung Pakuan, Jalan Diponegoro, Senin (12/8/2019) lalu.

Memilih pemimpin muda, sambung Emil, tak perlu dianggap hal yang tabu selama sosok itu bisa bekerja dan membawa perubahan.

"Yang penting mau senior mau junior kerjanya benar, terukur dan menghasilkan perubahan, bukan soal mengadu-ngadu generasi, seperti di Malaysia menterinya ada yang masih muda dan single. Saya doakan yang terpilih jadi menteri mewakili mayoritas populasi Indonesia yang makin lama dalam 60-70 tahun usianya makin muda," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Sebut Ada Kepala Daerah Jadi Menteri, Ini Kata Ridwan Kamil

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved