30 Hektare Tanaman Padi di Kabupaten Pekalongan Alami Puso

Akibat Kekeringan sebanyak 30 hektare area tanam pada saat musim tanam kemarau (gadu) 2019 mengalami gagal panen atau puso.

30 Hektare Tanaman Padi di Kabupaten Pekalongan Alami Puso
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/Bukbis Candra Ismet Bey
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Akibat Kekeringan sebanyak 30 hektare area tanam pada saat musim tanam kemarau (gadu) 2019 mengalami gagal panen atau puso.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan Siswanto mengatakan luas tanam padi saat musim tanam gadu di Kabupaten Pekalongan sekitar 14 ribu hektare.

Kemudian, dari luasan tersebut yang mengalami puso sekitar 30 hektare.

"Yang puso ada di Kecamatan Sragi, Kecamatan Bojong, dan di beberapa kecamatan lainnya," kata Siswanto kepada Tribunjateng.com, Jum'at, (16/8/2019).

Menurutnya meskipun memasuki musim kemarau, produktivitas padi di Kabupaten Pekalongan masih bagus.

Dijelaskannya, bahwa hasil panen yang bagus itu berada di daerah dengan sistem irigasi bagus.

"Yang ada sumber airnya, kita bantu dengan pompa air. Kita, ada brigade pompa. Yang bisa terselamatkan di antaranya dibantu dengan pompa seperti yang baru kita panen kemarin di Kecamatan Karangdadap," ungkapnya.

Siswanto menyebutkan produksi padi di Kabupaten Pekalongan berkisar antara 8,3 hingga 9,2 ton per hektare.

"Di musim gadu ini produktivitas masih tetap bagus. Nanti kita usahakan untuk bantuan benihnya bagi yang mengalami puso. Bantuan benihnya gratis, kita usulkan ke kementerian untuk musim yang akan datang," ujarnya.

Selain produktivitasnya bagus, musim panen tanam gadu ini juga bagus. Harga gabah kering giling saat ini Rp 5.300 perkilogram dan harga kering panen Rp 4.500 perkilogram.

"Untuk harganya sendiri juga bagus. Satu tebasan ada yang mencapai Rp 30 juta," tambahnya. (Dro)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kekeringan, 30 Hektare Sawah di Kabupaten Pekalongan Alami Puso, https://jateng.tribunnews.com/2019/08/16/kekeringan-30-hektare-sawah-di-kabupaten-pekalongan-alami-puso.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved