Seorang Pemuda di NTT Aniaya Pria yang Meniduri Neneknya Hingga Tewas

Seorang kakek 75 tahun berinisial N dianiaya seorang pemuda berinisial NM (19) hingga meninggal dunia, Kamis (15/8/2019).

Seorang Pemuda di NTT Aniaya Pria yang Meniduri Neneknya Hingga Tewas
Tribunnewsbogor.com
Ilustrasi garis polisi 

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Seorang kakek 75 tahun berinisial N dianiaya seorang pemuda berinisial NM (19) hingga meninggal dunia, Kamis (15/8/2019).

Pria asal Desa Panite, Kecamatan Kotolin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), tersebut menganiaya N, karena memergoki neneknya, AN (70) ditiduri N.

"Tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan N meninggal dunia, terjadi pada Kamis (15/8/2019) tadi malam sekitar pukul 21.00 WITA," ungkap Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari kepada Kompas.com, Jumat (16/8/2019) siang.

Jamari mengatakan, penganiayaan itu terjadi di rumah AN.

Baca: Curhat Kakek Penjual Buku di Cipete yang Dibantu Baim Wong, Sudah Tak Saling Kenal dengan 3 Anaknya

Baca: Setelah Minum Obat, Gak Cuma Teh yang Sebaiknya Dihindari 3 Minuman Ini Juga Punya Efek Serius

Baca: Isi Lengkap Pidato APBN 2020 Presiden Jokowi

Kejadianbermula saat NM berkunjung ke rumah AN, Kamis malam.

Saat itu, NM melihat N dan AN sedang berhubungan intim di dalam kamar.

NM lalu masuk ke dalam kamar dan melakukan penganiayaan terhadap N dengan cara menendang sebanyak tiga kali pada bagian kepala.

"Korban N langsung tewas di tempat saat itu juga," ungkap Jamari.

Selain menganiaya N, NM juga mendorong tubuh neneknya hingga terjatuh dan terbentur di gentong.

Sang nenek mengalami cedera pada bagian anggota tubuhnya.

Baca: Presiden Jokowi: Dirgahayu Negara Pancasila, Rumah Besar Anak Bangsa

Baca: Presiden Jokowi Meminta Izin Pemindahan Ibu Kota Jakarta ke Kalimantan Saat Sidang Bersama DPD-DPR

Karena kesakitan, AN berteriak meminta bantuan kepada warga.

Tak berselang lama, datanglah seorang warga, Yonatan Tana yang kemudian mengamankan NM dan dibawa ke Polsek Kie.

"Saat ini NM ditahan di Mapolsek Kie guna proses hukum lebih lanjut," ujar Jamari.

Kasus itu lanjut Jamari, dilaporkan oleh Yusuf Hauteas ke Polsek Kie, subuh tadi sekitar pukul 04.35 WITA.

Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved