Pascabaku Tembak Kelompok Bersenjata vs TNI Polri, Bupati Jayawijaya Minta Warganya Tetap Tenang

OTK itu membawa senjata dan menodongkannya ke arah warga dan aparat keamanan, sehingga terjadi aksi baku tembak

Pascabaku Tembak Kelompok Bersenjata vs TNI Polri, Bupati Jayawijaya Minta Warganya Tetap Tenang
istimewa
Mobil kijang hijau yang digunakan keompok bersenjata di Pasar Jibama Wamena, saat baku tembak dengan aparat gabung TNI dan Polr 

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Bupati Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua meminta warganya tetap tenang Ddan beraktivitas seperti biasa, pascaterjadinya aksi baku tembak antara kelompok bersenjata dan aparat keamanan di Pasar Jibama Wamena, Jumat 23 Agustus siang.

“Masyarakat Jayawijaya tetap tenang dan beraktivitas, karena yang tertembak di Pasar Jibama adalah Orang Tak Dikenal dan bukan warga Jayawijaya,”ujar Bupati.

Menurut Bupati, OTK itu membawa senjata dan menodongkannya ke arah warga dan aparat keamanan, sehingga terjadi aksi baku tembak.

“Tindakan mereka meresahkan sehingga aparat bertindak,”ucapnya.

Menyikapi kejadian itu, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan menggelar pertemuan dengan Tokoh Agama dan tokoh adat serta pimpinan aparat keamanan.

“Pemerintah dan Persekutuan gereja serta Forum Kerukunan Umat Beragama akan memberikan himbauan labgaung kepada masyarakat,” katanya.

Baca: Siswi SMK di Bekasi Dikeroyok Alumnus, Dituduh Merusak Rumah Tangga Hingga Diteror!

Bupati memastikan, OTK yang tertembak adalah anggota kelompok kriminal bersenjata.

Aksi baku tembak antara kelompok beraenjata dengan aparat keamanan gabungan TNI dan Polri terjadi di parkiran terminal Pasar Jibama Wamena, Jumat 23 Agustus sekitar pukul 11.30 Waktu Papua Wamena.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Tonny Ananda Swadaya mengatakan, kelompok yang membawa senjata api iti adalah keompok kriminal bersenjata KKB yang turun ke kota dan sudah 4 hari
melakukan teror dan ancaman dalam Kota Wamena. “Jumlah KKB yang sempat dikejar di Pasar Jibama berjumlah 5 orang,”kata Kapolres.

Kata Kapolres Jayawijaya mengatakan, pihaknya berhasil melumpuhkan dan menembak mati 1 KKB, sedangkan 4 lainnya sempat melarikan diri.

“Satu KKB yang tertembak, karena sempat menembak 3 kali ke arah saya,”kata Kapolres.

Peristiwa itu juga membuat  1 anggota Kepolisian mengalami luka tembak di bagian paha kaki dan satu orang Kamra mengalami luka tembak di bagian perut.

Baca: Menko Darmin Cerita Awal Mula Mengenal Pasar Modal dari Kampung Halaman

Kata Kapolres, mereka adalah anggota pentolan Egianus Kogoya yang sudah turun ke Kota Wamena.

Pasca kejadian baku tembak di pasar Jibama, aparat gabungan TNI dan Polri masih berjaga-jaga di lokasi Pasar Jibama.

Para pedagang dan para penjual sayur di Pasar Jiba dihimbau untuk sementara tidak berjualan.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved