Breaking News:

Ibu Kota Baru

Program Televisi Digital di Nunukan Sambut Ibu Kota Baru

Asmin menegaskan, meski berada di pinggir ibu kota yang baru salah satunya dengan program televisi digital

ISTIMEWA
Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid. 

TRIBUNNEWS.COM,NUNUKAN-Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid memastikan Kabupaten Nunukan bersiap diri menyambut rencana pemindahan Ibu Kota yang sudah dicanangkan pemerintah.

Presiden Jokowi sebelumnya menjelaskan Ibu Kota baru berada di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Asmin menegaskan, meski berada di pinggir ibu kota yang baru, namun Nunukan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, tentu harus bersiap, berbenah diri.

Baca: Siaran Digital di Nunukan akan Diresmikan Jokowi

"(Pembangunan) menyentuh masyarakat kita di perbatasan. Karena persoalan pembangunan di wilayah perbatasan menyangkut kedaulatan bangsa kita," ujarnya saat ditemui di acara pereSabtu (31/8/2019).

Nunukan, ia memastikan terus melalukan sosoalisasi terkait rencana pemindahan ibu kota. Kabupaten Nunukan, lanjutnya tentu terkena dampak terkait rencana (pemindahan inu kota) tersebut.

"Nunukan menjadi ramai dan sudah tentu perekonomian jadi meningkat. Infrastruktur kita siapkan.Karena kita yang berbatasan langsung dengan tetangga Malaysia yang sudah lebih maju dari kita yang disini," kata Bupati.

Baca: Merasakan Indonesia Melalui Siaran Digital di Perbatasan Nunukan

Menkoinfo Rudiantara mengungkap program Televisi Digital adalah bagian dari rencana, dari pemindahan ibu kota.

"Kami persiapkan dulu infrastruktur telekomunikasinya sebelum pembangunannya itu dimulai. Dan harus siap sebelum semuanya pindah ke ibu kota baru tersebut," ungkap Menkoinfo.

Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara (Kaltara) adalah salah satu daerah yang mendapatkan layanan televisi digital dari Badan Aksebilitas Komunikasi dan Informasi (BAKTI), bagian dari Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Kominfo RI).

Selain Nunukan, daerah lain yang mendapatkan program ini adalah Batam dan Jayapura.

Menkoinfo menjelaskan program ini sudah diinisiasi sejak 2010 silam. Hanya saja implementasinya baru ada di era Jokowi-JK.

Halaman
12
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved