Breaking News:

Ibu Kota Baru

Program Televisi Digital di Nunukan Sambut Ibu Kota Baru

Asmin menegaskan, meski berada di pinggir ibu kota yang baru salah satunya dengan program televisi digital

ISTIMEWA
Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid. 

Dikatakan, untuk memberikan pelayanan digital kepada masyarakat pengguna televisi, UU Penyiaran harus diubah.

Baca: Daftar Amalan yang Dianjurkan di Bulan Muharram Beserta Keistimewaannya

"Dengan pelayanan digital, tidak ada lagi semut televisi di layar kaca. Frekuensinya bisa digunakan secara efektif dengan alat bantu Set Top Box senilai 300an ribu," kata dia.

"Tentu kami senang sekali. Sekian lama masyarakat, yang selama ini menikmati apa adanya saja. Negara kita membuktikan, bisa selangkah lebih maju. Pemerintah melalui Menkoinfo bisa terus menyentuh masyarakat perbatasan," Bupati Nunukan mengamini pernyataan Menkoinfo.

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif mengatakan siaran digital bagi masyarakat di perbatasan, mewujudkan pemerataan sinyal telekomunikasi di seluruh Indonesia hingga ke pelosok kian digencarkan yang ditargetkan terwujud pada 2020.

“Kita pilih Nunukan karena di situ ada penyiarannya, ada telekomunikasinya, ada internetnya. Kalau kita tidak hadir di sana mereka biasanya akan menonton TV negara tetangga," ujarnya.

"Kalau dibiarkan ada ketertinggalan informasi. Jangan meninggalkan saudara-saudara kita yang ada di perbatasan,” Anang Latif menjelaskan.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved