Ini Tindakan Ansor Setelah Banser Disebut Parade Ukhuwah di Solo Sebagai Banci Serem

Gerakan Pemuda Ansor Solo Raya mengimbau para kader dan Banser tidak terprovokasi rekaman video orasi bernada negatif

Ini Tindakan Ansor Setelah Banser Disebut Parade Ukhuwah di Solo Sebagai Banci Serem
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Solo Raya, Marzuki menunjukkan berkas laporan di Kantor PCNU Solo, Serengan, Selasa (3/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Gerakan Pemuda Ansor Solo Raya mengimbau para kader dan Banser tidak terprovokasi rekaman video orasi bernada negatif saat Parade Ukhuwah di Kota Solo, belum lama ini.

Video orasi yang sempat viral itu diduga telah menghina nama Banser, dengan konotasi kepanjangan Banci Serem.

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Klaten, Marzuki menegaskan pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah telah melaporkan orator sekaligus pengunggah video itu Polda Jateng.

"Kami laporkan dengan dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian. Orasi itu diserukan Muhammad Taufik," kata Marzuki di Kantor PCNU Solo, Serengan, Selasa (3/9/2019).

Dia berpendapat orasi tersebut telah menciderai makna ukhuwah atau persaudaraan.

Ketua GP Ansor Solo Raya itu menyayangkan panitia telah membiarkan orasi bernada provokatif itu.

"Padahal banyak anak dan perempuan yang datang ke situ. Kami minta polisi tetap menindak segala orasi yang mengarah pada perpecahan," ujarnya.

Terpisah, Muhammad Taufik berterima kasih pihak Ansor melaporkan orasinya ke polisi.

Menurutnya, pelaporan ke polisi menjadi salah satu langkah tepat untuk menghindari bentrokan massa.

"Saya memang menyebut orang-orang yang teriak NKRI Harga Mati tetapi saat ada kerusuhan di Papua malah menghilang itu dengan sebutan banci-banci serem."

"Kependekannya apa? Dijawab audien banser. Pernyataan saya itu panjang tidak sepotong, saya ahli hukum tidak semata-mata berbicara itu kalimat itu konstektual," katanya.

Dia menambahkan, dari awal orasi tidak pernah menyebut kata banser. Sehingga Taufik meyakini dirinya akan lolos dari persoalan itu.

"Saya juga tidak memproduksi serta mengedarkan video itu di media sosial. Saya juga punya hak untuk melaporkan penyebarnya, sudah ada 12 orang yang akan saya laporkan," ujarnya.

Taufik juga berujar dirinya sudah beritikad baik untuk menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan. (Dna)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Peserta Parade Ukhuwah di Solo Sebut Banser Jadi 'Banci Serem', Ansor Solo Kirim Laporan ke Polda, https://jateng.tribunnews.com/2019/09/03/peserta-parade-ukhuwah-di-solo-sebut-banser-jadi-banci-serem-ansor-solo-kirim-laporan-ke-polda.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved