Famili Tersangka Kasus Pencabulan pada Pacar Yakin Tidak Ada Pemaksaan

pria KM tersebut dilaporkan ke Polres Aceh Utara pada Jumat (23/9/2019), karena diduga menyetubuhi pacaranya setelah dirayu di hotel di Medan

Famili Tersangka Kasus Pencabulan pada Pacar Yakin Tidak Ada Pemaksaan
SERAMBINEWS.COM/ JAFARUDDIN
Kasat Reskrim Polres Aceh Utara menginterogasi pria yang menyetubuhi pacarnya di sela-sela konferensi pers di Mapolres Aceh Utara, Rabu (28/8/2019) 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin

TRIBUNNEWS.COM, ACEH – Pihak keluarga  tersangka kasus persetubuhan pacar di sebuah hotel di Medan mengaku kaget setelah mengetahui kejadian tersebut sudah dilaporkan ke polisi.

Dua pria yang mengaku famili dari tersangka, juga ikut hadir saat Polres Aceh Utara mengadakan konferensi pers kasus tersebut dengan wartawan.

Untuk diketahui, pria KM tersebut dilaporkan ke Polres Aceh Utara pada Jumat (23/9/2019), karena diduga menyetubuhi pacaranya setelah dirayu, di sebuah hotel di kawasan Medan.

Lalu pria tersebut ditangkap polisi pada Selasa (27/8/2019) pagi. 

Kini kasus tersebut dalam proses penyelidikan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Aceh Utara.

Baca: Pelaku Pencabulan di Bogor yang Pura-pura Tanya Alamat, Putus Sekolah - Kecanduan Film Porno

“Rasanya tidak mungkin terjadi pemaksaan, karena keduanya berpacaran sudah lama," kata Adi, warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, paman KM kepada Serambinews,com.

Bahkan, pihak keluarga akan bertanggungjawab dalam kasus tersebut. 

Pihak keluarga juga setuju kalau kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, apalagi KM sudah mengakui perbuatannya dan bersedia bertanggungjawab.

“Kami tidak yakin perbuatan tersebut terjadi di hotel, tapi kemungkinan dalam mobil,” katanya.

Baca: Gosipnya Lagi Pacaran, Helmalia Putri Beberkan Hubungan Sebenarnya dengan Indra Bruggman

Kalau terjadi dalam mobil, kemungkinan tidak ada pemaksaan.

“KM sehari-hari bekerja di pasar ayam, usaha dari orang tuanya. Bahkan selama ini termasuk pemuda yang baik, sehingga kami terkejut ketika mendengar informasi tersebut,” ujar Adi.

Mereka mengaku jika pihak keluarga bersedia berdamai, mereka sudah siap menikahkan KM dengan NL.

“Kami tahu bagaimana NL, karena itu kami tak yakin itu terjadi karena pemaksaan,” ungkap Adi.  

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Penjelasan Pihak Keluarga, Terkait Kasus Pedagang Ayam yang Bawa Bacar ke Hotel di Medan

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved