Istri Para Terduga Teroris Palu Lapor ke Komnas HAM Sulteng, Merasa Dilecehkan Saat Penangkapan

Dua istri terduga teroris yang diamankan di Kota Palu, melapor ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Sulawesi Tengah, Kamis (5/9/2019).

Istri Para Terduga Teroris Palu Lapor ke Komnas HAM Sulteng, Merasa Dilecehkan Saat Penangkapan
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Istri terduga teroris saat melapor di Komnas HAM Sulteng, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, PALU - Dua istri terduga teroris yang diamankan di Kota Palu, melapor ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Sulawesi Tengah, pada Kamis (5/9/2019).

Dua wanita berbusana serba hitam ini didampingi oleh Tim Pengacara Muslim (TPM), Andi Akbar.

Dalam pelaporannya, ada tiga poin yang diadukan oleh mereka.

Yakni terkait prosedur penangkapan, kejelasan pihak yang menangkap, dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh parat.

Istri terduga teroris saat melapor di Komnas HAM Sulteng, Kamis (5/9/2019).
Istri terduga teroris saat melapor di Komnas HAM Sulteng, Kamis (5/9/2019). (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

"Pelaporan kami di Komnas HAM ini salah satu langkah-langkah hukum kami selaku tim kuasa hukum dan keluarga terduga teroris," kata TPM Andi Akbar.

Andi Akbar menjelaskan, terkait pelecehan seksual yang dilakukan oleh pihak aparat, sangat disayangkan.

Sebab tidak berdasar pada norma-norma kemanusian.

"Kami geram juga mendengarnya, kenapa harus mengambil gambar para istri terduga teroris dalam kondisi setengah telanjang," kata Andi mempertanyakan.

Selanjutnya ia juga melaporkan proses penangkapan, serta penjelasan apakah yang menangkap ini benar aparat atau tim seperti apa meskipun sudah ada beberapa statement dari pihak Polda Sulteng terkait penangkapan itu.

"Begitu juga dengan tatacara penangkapan yang kami adukan, karena tidak sesuai prosedur," tegas Andi Akbar.

HALAMAN SELENGKAPNYA>>>

Editor: Rizki Aningtyas Tiara
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved