Polisi Gadungan Pacari Perempuan di Sleman, Lalu Kuras Rekening Korban dan Jual Motornya

Seorang pria pengangguran mengaku sebagai anggota polisi berinisial YS (31) tipu seorang wanita setelah menjalin asmara.

Polisi Gadungan Pacari Perempuan di Sleman, Lalu Kuras Rekening Korban dan Jual Motornya
Istimewa
ilustrasi 
 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria pengangguran mengaku sebagai anggota polisi berinisial YS (31) tipu seorang wanita setelah menjalin asmara.

Tersangka yang merupakan warga Semarang ini mengeruk harta benda korban, FR (31) warga Triharjo, Sleman. Tersangka menjual motor korban dan menguras habis rekening korban.

Kapolsek Sleman Kompol Sudarno mengatakan, antara tersangka dan korban sudah saling mengenal sejak 2016 silam melalui Facebook.

Hingga pertengahan tahun ini komunikasi antar keduanya semakin intens dan berujung pada kisah asmara.

Namun hubungan itu didasari tipu muslihat tersangka, yang mengaku sebagai seorang anggota polisi di fungsi Intelkam dan sedang bertugas di Yogyakarta.

Aksi pelaku mulai dicurigai setelah pertengahan Agustus lalu YS meminjam motor milik korban namun tidak dikembalikan. Korban pun lantas melapor ke Polsek Sleman atas kejadian yang menimpanya.

Dari laporan korban, petugas kemudian melakukan penelusuran dan terungkap bahwa tersangka bukanlah anggota kepolisian. Tersangka lantas ditangkap di daerah Maguwoharjo belum lama ini.

Dari pengakuan tersangka, motor Honda Vario milik korban sudah dijual seharga Rp 18 juta.

Tak hanya itu, perhiasan emas milik korban juga dijual oleh tersangka.

"Tersangka ini sebenarnya sudah punya istri dan anak. Tersangka tinggal di rumah korban, dan istrinya tinggal di sebuah kos daerah Maguwoharjo. Selama ini, tersangka menceritakan ke istrinya bahwa dirinya menginap di rumah bosnya," Jelas Kompol Sudarno.

Lebih lanjut, Kanit Reskrim Polsek Sleman Iptu Yuliyanto menambahkan, selain menjual beberapa perhiasan korban, tersangka juga memberikan cincin milik korban ke istrinya sendiri.

"Tersangka juga mengambil uang di rekening korban. Dari pengakuannya, dia tahu PIN ATM korban karena tersimpan di handphone milik korban," ungkapnya.

Selain motor, perhiasan emas hingga uang tabungan, barang-barang di rumah korban juga diambil secara bertahap.

Mulai dari kompor dan tabung gas hingga sprei. Total kerugian yang diderita korban sekitar Rp 50 jutaan. (Tribunjogja I Santo Ari)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Kronologi Terungkapkan Penipuan oleh Polisi Gadungan, Tipu Kekasih Hingga Rp 50 Juta, https://jogja.tribunnews.com/2019/09/08/kronologi-terungkapkan-penipuan-oleh-polisi-gadungan-tipu-kekasih-hingga-rp-50-juta.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved