Fatir Tewas Setelah Dibully Oleh Teman Sepermainan, Ini Curhatan Sang Bunda

Saat itu sekitar 15.00 WIB pada akhir bulan Agustus ia melihat korban sedang bermain dengan beberapa teman di kompleksnya.

Fatir Tewas Setelah Dibully Oleh Teman Sepermainan, Ini Curhatan Sang Bunda
Eki Yulianto/Tribun Jabar
Sri Ani Lestari (38) ibu almarhum Fatir Ahmad, korban bullying teman sepermainannya mengungkap awal kronologis awal anaknya dipukul, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNNEWS.COM, MAJALENGKA - Sri Ani Lestari (38) ibu bocah almarhum Fatir Ahmad, korban bullying teman sepermainannya mengungkap awal kronologis awal anaknya dipukul, Senin (9/9/2019).

Ani menceritakan, saat itu sekitar 15.00 WIB pada akhir bulan Agustus ia melihat korban sedang bermain dengan beberapa teman di kompleksnya.

Saat sedang bermain, ia meminta korban masuk ke dalam rumah untuk mandi.

Namun, si korban menolak dengan alasan masih ingin bermain memutari kompleks tersebut.

"Lima menit sebelum kejadian pemukulan, saya nyuruh Fatir mandi, tapi dia menolak.

Baca: Menteri LHK dan Komisi IV DPR RI Bahas Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2020

Baca: Fakta Baru Terungkap, Aulia Kesuma Sempat Berputar-putar di Tangsel Sebelum Putuskan ke Sukabumi

Baca: Ombudsman: Penggunaan Borgol dan Rompi Tahanan KPK Tak Langgar Aturan

Saat saya ingin masuk ke dalam rumah karena Fatir masih ingin bermain, belum sempat masuk, masih di teras, saya mendengar Fatir menangis.

Sontak saya langsung menghampiri dan mempertanyakan apa yang terjadi," ujar Ani saat ditemui Tribuncirebon.com, Senin (9/9/2019).

Ia ditemui di sebuah rumah Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka

Setelah menghampiri, Ani mendapatkan informasi oleh teman korban, bahwa anaknya telah dipukul oleh teman sepermainannya yang berinisial I.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved