Breaking News:

Pegawai Indomaret di Lampung Bawa Kabur Uang Rp 101 Juta dari Tempatnya Bekerja

Hanya dalam tempo tiga hari, pegawai Indomaret menggasak uang milik tempatnya bekerja mencapai Rp 101 juta.

Istimewa
Pelaku penggelapan uang Indomaret diamankan di Mapolsek Bengkong, Batam, Minggu (8/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, TERUSAN NUNYAI - Seorang pegawai Indomaret di Kampung Gunung Batin Ilir, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, menggelapkan uang di toko tempatnya bekerja.

Hanya dalam tempo tiga hari, minimarket tersebut mengalami kerugian mencapai Rp 101 juta.

Aksi penggelapan itu dilakukan oleh Anggi Mirayandi (30), warga Desa Mulya Asri, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat.

Terbongkarnya kasus penggelapan uang toko berawal dari kecurigaan Priyo Susilo (31), atasan pelaku.

Priyo menjelaskan, seharusnya uang penjualan disetorkan setiap hari ke kantor cabang Indomaret di Bandar Lampung.

"Tapi saya mendapat laporan (dari pegawai lainnya) jika Indomaret Kampung Gunung Batin Ilir tidak menyetor," kata Priyo, melalui Kapolsek Terusan Nunyai Iptu Edi Suhendra, Senin (9/9/2019).

"Seharusnya uang hasil dagang dilaporkan melalui pegawai yang menjemput setiap harinya melalui mobil jemput," tambahnya.

Priyo menyebutkan, pelaku tidak menyetorkan pendapatan selama tiga hari, yakni 20 hingga 22 Mei 2019.

Begitu gelagat tak beres tercium, pelaku langsung kabur.

Priyo pun melaporkan kasus penggelapan itu ke Polsek Terusan Nunyai dengan nomor LP/174-B/V/2019/Polda LPG/Res LT/Sek Tenun tanggal 23 Mei 2019.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved