Dinas Sosial Buleleng Kubur Tulang Manusia Tanpa Identitas yang ditemukan di Dusun Tegalenga

Penguburan mayat telantar, tanpa identitas hingga penghuni panti jompo yang tidak ada penanggungjawabnya, merupakan kewajiban Dinas Sosial

Dinas Sosial Buleleng Kubur Tulang Manusia Tanpa Identitas yang ditemukan di Dusun Tegalenga
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
PENGUBURAN - Dinas Sosial menguburkan tulang manusia di Setra Desa Pakraman Buleleng, Bali, Selasa (10/9/2019). Polisi Tunggu Hasil Pencocokan DNA, Dinsos Kubur Tulang Manusia Tanpa Identitas 

Laporan Wartawan Tribun Bali Ratu Ayu Astri Desiani

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Tulang belulang dan tengkorak yang ditemukan di Dusun Tegalenga, Desa Kalisada, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali akhirnya dikuburkan.

Tulang belulang itu dikubur sesuai ajaran agama Hindu di Setra Desa Pakraman Buleleng oleh Dinas Sosial Buleleng, Selasa (10/9/2019).

Selama ini tulang belulang itu dititipkan oleh aparat Polsek Seririt di kamar jenazah RSUD Buleleng.

Hingga pagi kemarin, tulang belulang itu kemudian diambil oleh polisi beserta petugas dari Dinas Sosial Buleleng untuk dikuburkan di Setra Desa Pakraman Buleleng lengkap dengan sejumlah sesajen.

Kasi Perlindungan Sosial Pasca Bencana, Dinas Sosial Buleleng, Made Maheri mengatakan, penguburan mayat telantar, tanpa identitas hingga penghuni panti jompo yang tidak ada penanggungjawabnya, merupakan kewajiban Dinas Sosial.

Tidak hanya dikubur, dinas juga berkewajiban melakukan upacara pengabenan hingga tuntas yang biasanya diikutkan dalam ngaben massal yang diselenggarakan oleh Desa Adat Buleleng.

Baca: Rumah Kontrakan Gadis Pemandu Lagu di Tulangbawang Digrebek, Polisi Temukan Paket Sabu-sabu

"Kalau dia telantar kemudian diketahui identitasnya beragama apa, tentu kami kubur sesuai dengan agamanya. Namun tulang ini kan identitasnya tidak diketahui sehingga kami kuburkan sesuai dengan ajaran Hindu," katanya.

Kapolsek Seririt, Kompol Made Uder mengatakan, meski tulang belulang itu telah dikuburkan, proses penyelidikan tetap dilakukan.

Hingga saat ini, Uder mengaku belum ada titik terang terkait identitas dari tulang belulang berjenis kelamin perempuan yang ditemukan pada bulan Juli 2019 itu.

Namun setelah mendapatkan petunjuk dari Labforensik yang mengatakan jika tulang tersebut merupakan seorang wanita, pihaknya kata Uder langsung melakukan pencocokan DNA dengan keluarga dari remaja asal Celuakan Bawang, Kecamatan Gerokgak yang sempat dikabarkan hilang pada September 2018  lalu.

"Hasilnya belum ada. Sedang dicocokkan," kata Uder.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Polisi Tunggu Hasil Pencocokan DNA, Dinsos Kubur Tulang Manusia Tanpa Identitas

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved