Fatir Ahmad Tewas Dibully, sang Ibu Telpon Orang Tua Terduga Pelaku: Kalau Lihat Jangan Diam Saja

Fatir Ahmad Tewas Dibully, sang Ibu Telpon Orang Tua Terduga Pelaku: Kalau Lihat Jangan Diam Saja

Fatir Ahmad Tewas Dibully, sang Ibu Telpon Orang Tua Terduga Pelaku: Kalau Lihat Jangan Diam Saja
(Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)
Fatir Ahmad Tewas Dibully, sang Ibu Telpon Orang Tua Terduga Pelaku: Kalau Lihat Jangan Diam Saja 

"Saya itu melihat Fatir bermain cuma dengan inisial I, teman-teman yang lainnya jauh," kata Sri Ani.

Mengetahui keadaan anak Fatir Ahmad sempat mengalami kejang-kejang, Sri Ani kemudian membawa sang anak ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sri Ani membawa Fatir ke RS Polri Kramat Jati karena di dua lokasi sebelumnya, yakni Rumah Sakit Bekasi dan satu rumah sakit lain menolak untuk merawat bocah tersebut.

Ia mengatakan, awalnya Rumah Sakit Polri tidak mengetahui gejala apa yang diderita oleh Fatir.

Baca: Stan MPR Hadir di Festival Konstitusi dan Anti Korupsi di UGM Yogyakarta

Baca: Sambil Merintih Fatir Ahmad Sempat Sebut I Pembully, Ayah Terduga Pelaku: Kasian Anak Saya Dituduh

Tiga dokter yang menangaini disebut Sri Ani tidak tahu penyebab anaknya kejang-kejang.

"Prediksi awal anak saya mengidap penyakit tetanus, tapi ketika diperiksa tidak ada luka atau goresan di tubuh anak saya. Maka langsung lakukanlah rontgen, tapi 3 dokter tidak mengetahui penyakit apa yang diderita anak saya, soalnya anak saya kejang kayak tetanus tapi tidak ada luka di tubuhnya," terang Sri Ani.

Sri Ani menyebutkan, setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, akhirnya diketahui bahwa penyakit Fatir Ahmad berasal dari rahang.

Saat diketahui penyebabnya, ternyata lidah Fatir sudah tergigit dan dalam kondisi kritis.

"Setelah diketahui dan anak saya dalam kondisi kritis, saat mau pakai selang untuk paru-paru anak saya sudah tidak ada," ucap dia.

Diketahui, Fatir Ahmad menjadi korban bullying oleh teman sepermainannya di Bekasi beberapa waktu lalu.

Korban meninggal dunia pada 30 Agustus 2019.

Diduga, korban dibully dengan cara dipukul dan ditendang oleh temannya.

Namun, nyawa bocah berusia 6 tahun tersebut tak bisa diselamatkan, Fatir Ahmad akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di RS Polri Kramat Jati.

 (Tribunnews.com/Anugerah Tesa Aulia/TribunJabar/Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto)

Penulis: Anugerah Tesa Aulia
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved