Warga Palu Dapat Bantuan Bangunan Anti Gempa

Warga terdampak tsunami di Palu, Sulawesi Tengah menerima bantuan bangunan tahan gempa dan tsunami.

Warga Palu Dapat Bantuan Bangunan Anti Gempa
TRIBUN/HO
Direktur Utama PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) Ritsuo Fukadai (kiri) memberikan bantuan secara simbolis senilai USD 5.000 kepada perwakilan Kobayashi Laboratory Taichi Kubo (kanan) disaksikan Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia chapter Sulawesi Tengah Taswin Bulu (tengah) berupa bangunan anti gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (10/9/2019). J Trust Bank yang dimiliki oleh J Trust Group, institusi keuangan ternama asal Jepang berkomitmen membantu pemulihan warga korban gempa, tsunami dan likuefaksi di Palu melalui pembangunan Veneer House, bangunan tahan gempa berteknologi Jepang sebagai Community Center untuk dipakai sebagai pusat pemulihan trauma pascagempa. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga terdampak tsunami di Palu, Sulawesi Tengah menerima bantuan bangunan tahan gempa dan tsunami. Bantuan diberikan PT Bank JTrust Indonesia Tbk melalui Kobayashi Laboratory.

Kobayashi Laboratory berencana membangun satu unit bangunan tahan gempa dan tsunami (Veneer House) yang berfungsi sebagai Community Center di lokasi bekas bencana tersebut di kecamatan Ulujadi, Palu.

"Bantuan ini kami harapkan dapat mendukung Kobayashi Laboratory dalam membangun bangunan tahan gempa dan tsunami berteknologi Jepang. Sehingga dapat membantu warga masyarakat yang menjadi korban gempa dan tsunami," tutur Ritsuo Fukadai, dalam keterangannya, Rabu (11/9/2019).

Baca: Wakil Ketua KPK Sebut Kontribusi OTT Cuma 10 Persen

Baca: Viral di Twitter - Istri Dihajar Suami yang Ketahuan Selingkuh, Begini Kejadian Sebenarnya

Baca: Kiper Pinjaman Tak Bermain di Klub Milik Ronaldo, Real Madrid Bingung

Ritsuo menjelaskan Jepang adalah negara berpengalaman panjang dan paling siap menghadapi gempa dan tsunami. Negara ini diguncang lebih dari seribu gempa per tahun yang beberapa kali berujung gelombang tsunami.

Hal ini membuat para ilmuwan Jepang mengembangkan teknologi modern diantaranya rumah yang tahan terhadap gempa dan tsunami, termasuk Kobayashi Laboratory.

Nantinya, bangunan yang didirikan di Palu itu, berbentuk segitiga berbahan dasar dari kayu, dan dibangun menggunakan sistem knock down. Bangunan itu sudah dibangun di Jepang dan di berbagai negara, dan terbukti mampu bertahan dari guncangan gempa serta terjangan ombak tsunami.

"Kami berharap bantuan ini dapat membantu pemerintah Indonesia serta warga masyarakat korban gempa dan tsunami, sehingga kehidupan mereka dapat berangsur normal kembali," tutup Ritsuo Fukadai.

Bantuan senilai USD 5,000.00 diserahkan langsung oleh Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai kepada Profesor Hiroto Kobayashi, selaku Founder Kobayashi Laboratory.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved