Kesal Ibunya Ditagih Utang Rp 15 Ribu, AA Bunuh & Bakar Nenek 60 Tahun: Awalnya Tak Ada yang Curiga

Ibunya kerap ditagih Utang, AA kesal dan bunuh seorang nenek-nenek berusia 60 tahun.

Kesal Ibunya Ditagih Utang Rp 15 Ribu, AA Bunuh & Bakar Nenek 60 Tahun: Awalnya Tak Ada yang Curiga
Pixabay/geralt
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dendam ibunya kerap ditagih hutang, seorang pemuda AA (20) bunuh dan bakar mayat nenek-nenek.

Ibu AA diketahui sempat berselisih dengan korban, Iyah (60) perkara utang dua minggu lalu.

Utang tersebut senilai Rp 15 ribu.

Diduga, saat itu Iyah mengucapkan sesuatu yang membuat pelaku jadi sakit hati.

Peristiwa naas ini terjadi di Kampung Cipareuhan Desa Jayabakti, Kecamatan Banjarwangi, Garut.

Pada Sabtu (14/9/2019) siang, AA pergi ke hutan untuk mencari madu.

Saat itu, ia melihat Iyah seorang diri berada di pinggir saung di Kampung Lebakjero Desa Jayabakti.

AA langsung pulang ke rumah mengambil golok dan kembali lagi ke tempat Iyah berada.

"Korban lagi duduk istirahat di pinggir saung langsung dibacok dari samping hingga kena bagian pipinya, kemudian dibacok lagi dua kali di bagian wajah hingga langsung tersungkur tak bergerak," jelas Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, melansir Kompas.com pada Senin (16/9/2019).

HALAMAN BERIKUTNYA..

Editor: tribunjakarta.com
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved