Dapat Kunjungan Menteri Negeri Kelantan Malaysia, Herman Deru Paparkan Potensi Pertanian Sumsel

Menteri Besar Negeri Kelantan Malaysia Dato Haji Ahmad Bin Haji Yakob didampingi Datin Hj. Hasmani binti H.Hussain melakukan kunjungan ke Sumsel

Dapat Kunjungan Menteri Negeri Kelantan Malaysia, Herman Deru Paparkan Potensi Pertanian Sumsel
Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H.Herman Deru menerima langsung kedatangan Menteri Besar Negeri Kelantan Malaysia Dato Haji Ahmad Bin Haji Yakob di Griya Agung Palembang, Senin (16/9) 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG- Timbalan Menteri Besar Negeri Kelantan Malaysia Dato Haji Ahmad Bin Haji Yakob didampingi Datin Hj. Hasmani binti H.Hussain melakukan kunjungan ke Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Diterima langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru beserta Ketua TP PKK Hj. Febrita Lustia HD bertempat di Griya Agung Palembang, Senin (16/9) malam.

Dikesempatan ini, Herman Deru berharap kedatangan Timbalan Menteri Besar Negeri Kelatan Malaysia ini di Sumsel bukan saja sebatas menjalin silaturahmi melainkan juga untuk menjajaki kerjasama diberbagai bidang.

Baca: Herman Deru dan Mawardi Yahya Adakan Halal Bihalal dengan Pegawai Pemprov Sumsel

"Saya harap kunjungan Timbalan Menteri Besar Negeri Kelantan Malaysia ini dapat membuka kerjasama antara Sumsel dengan negeri Kelantan dalam bentuk kerjasama bidang teknologi serta kerjasama dalam pemanfaatan sumber daya alam, seni dan budaya," ujarnya Herman Deru.

Dikataknnya, di dalam aspek pertanian dan perkebunan, Sumsel sama dengan Malaysia yang merupakan salah satu negara penghasil getah karet dan sawit.

"Ternyata Malaysia itu sama dengan Sumsel khsususnya hasil produksi bidang pertanian," tambahnya.

Sementara itu Dato’ Haji Ahmad berharap dari pertemuan ini akan terjalin komunikasi yang baik sebagai sarana tukar pikiran diantara Sumsel dan Malaysia. Terutama dalam hal kerjasama bidang pertanian dan perkebunan.

Baca: Pemprov Sumsel Gelar 3 Ajang Olahraga Internasional

"Insyaallah kita akan menjalin hubungan serta saling bantu membantu satu sama lain. Kita sama sama penghasil pertanian kelapa sawit, getah," ujar dato Ahmad. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved