Nyawa Bayi Terancam, Orangtua yang Khawatir Pilih Mengungsi, Ada Tak Punya Biaya Berobat

Tak ingin kondisinya semakin memburuk, tubuh-tubuh kecil bayi terpapar kabut asap dibawa mengungsi oleh orangtuanya.

Nyawa Bayi Terancam, Orangtua yang Khawatir Pilih Mengungsi, Ada Tak Punya Biaya Berobat
Tribun Kaltim/FACHMI RACHMAN
ILUSTRASI KABUT ASAP - Kondisi Kota Samarinda, Kalimantan Timur yang tertutup asap, Minggu (15/9/2019). Tiga hari terakhir, Kota Samarinda dilanda kabut asap akibat kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kota Samarinda sendiri dan kiriman dari beberapa daerah sekitar Samarinda. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN) 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah bayi di Provinsi Riau akhirnya diungsikan mengalami sejumlah gangguan kesehatan yang dikhawatirkan dapat menyebabkan hilangnya nyawa.

Bayi-bayi tersebut mengalami batuk, flu, sesak napas, hingga muntah karena kabut asap.

Tak ingin kondisinya semakin memburuk, tubuh-tubuh kecil bayi terpapar kabut asap dibawa mengungsi oleh orangtuanya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di posko pengungsian di Kantor DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Riau di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, Senin (16/9/2019) malam, beberapa bayi masih mengalami sakit.

"Bayi saya usia 23 hari alami batuk, sesak napas, flu dan hidung tersumbat," kata salah satu orangtua bayi, Dania (27) kepada Kompas.com.

Warga Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, ini sejak, Jumat (13/9/2019) masuk ke posko pengungsian.

"Kami sekeluarga mengungsi, karena semuanya sakit karena dampak asap. Anak-anak, suami dan ibu saya di sini ngungsi," akui Dania.

Dia mengatakan, tiga hari yang lalu kondisi kesehatan bayinya sempat memburuk, yang membuat dirinya cemas.

"Kemarin itu sesak napas, lalu dirujuk ke rumah sakit.

Tapi masih rawat jalan, jadi kembali lagi ke posko. Karena di sini lebih nyaman dan udara segar.

Halaman Berikutnya di tribunkaltim.co, klik di sini >>>>>>>>>>>>>>>>>

Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved