Politisi Demokrat Lampung Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Penipuan Rp 2,75 Miliar

Politisi Demokrat Lampung, Minggu Diperiksa Polres Bandar Lampung Terkait Dugaan Penipuan Rp 2,75 Miliar

Politisi Demokrat Lampung Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Penipuan Rp 2,75 Miliar
Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Politisi Partai Demokrat Lampung Fajrun Najah Ahmad mendatangi Mapolresta Bandar Lampung, Minggu, 22 September 2019.

Pria yang disapa Fajar itu memenuhi panggilan penyidik Polresta Bandar Lampung terkait kasus dugaan penipuan.

Dari pantauan Tribunlampung.co.id, hingga malam ini Fajrun masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polresta Bandar Lampung.

Dalam laporannya, seorang pengusaha bernama Namuri Yasin mengadukan Fajrun atas perkara dugaan penipuan uang sebesar Rp 2,75 miliar.

Kuasa hukum Fajrun, Ahmad Handoko, mengakui kliennya tengah diperiksa oleh penyidik Polresta Bandar Lampung.

Menurut dia, ini merupakan bukti bahwa Fajrun bersikap kooperatif.

"Ini bukti kooperatif kami dalam proses hukum yang berjalan di polres," ungkap Handoko, Minggu malam.

Meski begitu, kata Handoko, kondisi kliennya saat ini masih kurang sehat.

"Tapi sedikit membaik. Ya kurang fit. Kami paksa hari Minggu kami datang ke sini untuk memberi keterangan selaku tersangka," tegasnya.

Handoko mengatakan, Fajrun menjalani pemeriksaan sejak petang.

"Kami tadi diperiksa mulai pukul 17.30 WIB," katanya.

Halaman
1234
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved