Ayah Mahasiswa Unila yang Tewas Saat Diksar Pencinta Alam Ungkap Pesan Terakhirnya untuk Sang Anak

Mahasiswa Unila Arga Trias Tahta diduga tewas akibat dianiaya seniornya saat ikuti diksar pencinta alam, sayang ayah sempat beri pesan terakhir.

Ayah Mahasiswa Unila yang Tewas Saat Diksar Pencinta Alam Ungkap Pesan Terakhirnya untuk Sang Anak
Tribun Lampung/Didik
Jenazah Aga Trias Tahta (19), mahasiswa FISIP Unila, dimakamkan di TPU Dusun Wonokarto, Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Senin (30/9/2019) sekira pukul 11.00 WIB. Aga meninggal dunia saat mengikuti diksar UKM Cakrawala FISIP Unila di Desa Cikoak, Kecamatan Padang Cermin, Pesawaran, Minggu (29/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Arga Trias Tahta (19), mahasiswa Fakultas Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila), tewas usai ikuti kegiatan pencinta alam kampusnya.

Arga Trias Tahta tewas usai mengikuti pendidikan dasar (diksar) pencinta alam UKM Cakrawala Unila pada Minggu (29/9/2019) kemarin.

Diksar pencinta alam yang diikuti Arga Trias Tahta dimulai pada Rabu (25/9/2019) dan selesai pada hari Minggu (29/9/2019).

Sebelum mengikuti kegiatan diksar tersebut, Arga Trias Tahta diketahui sempat bergabung dalam aksi demo mahasiswa di gedung DPRD Provinsi Lampung pada dua hari sebelumnya.

Dari keterangan pengurus UKM Cakrawala Unila, kegiatan Diksar yang digelar di Desa Cikoak, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Bandar Lampung itu diikuti oleh 13 peserta.

Dikutip dari Kompas.com, seorang pengurus UKM Cakrawala mengakui jika korban memang sempat pingsan pada Sabtu (28/9/2019).

Saat pingsan, panitia mengaku menyiramkan air agar korban sadar, dan membawanya naik gunung menggunakan sepeda motor untuk diinapkan di kamp.

BACA SELANJUTNYA

Penulis: Grid Network
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved