Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Demo Ricuh di Jakarta, Tapi Mengapa Demo Bisa Tertib di Jogja Sampai Sungkem Polisi? Videonya Viral

Demo Ricuh di Jakarta, Tapi Mengapa Demo Bisa Tertib di Jogja Sampai Sungkem Polisi? Videonya Viral

Demo Ricuh di Jakarta, Tapi Mengapa Demo Bisa Tertib di Jogja Sampai Sungkem Polisi? Videonya Viral
Kolase TribunNewsmaker.com/ YouTube Kompas TV
Demo pelajar ricuh di Jakarta Senin petang 30 September 2019 dan insert: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini . 

Pecah demo pelajar di Jakarta, tapi beredar viral video damai di Yogyakarta, Semarang dan Surabaya. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini pun mendapat acungan jempol! 

TRIBUNNEWS.COM - Pecah demo pelajar di Jakarta sepanjang Senin petang 30 September 2019 hingga jelang larut malam. 

Sementara beredar viral video demo damai di Yogyakarta, Semarang dan Surabaya.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun mendapat banyak pujian dan apresiasi di media sosial Twitter dan Instagram soal bagaimana para kepala daerah bisa mengendalikan demonstran tidak berbuat anarkhis dan merusak kebablasan.

Otomatis demo-demo yang terjadi di berbagai kota pun menjadi perbandingan.

Mengapa demo di Jakarta begitu merusak fasilitas umum, sementara di kota-kota lain bisa berjalan damai, dengan tetap lancar para demonstran mengekspresikan aspirasi dan tuntutan mereka terhadap penolakan RKUHP dan RUU KPK ? 

Di Jakarta, pada Senin petang 30 September 2019, demo pelajar pecah di kawasan Palmerah Jakarta Pusat, tak jauh dari belakang komplek Gedung DPR RI Senayan Jakarta.

Lemparan batu ke arah petugas memanaskan demo.

Sementara dari arah aparat keamanan disemprotkan gas air mata untuk menghalau pendemo. 

"Mata rasanya pedih, gas air mata sampai masuk ke kantor," curhat Sarie, seorang jurnalis yang berkantor di kawasan Palmerah, seperti TribunNewsmaker.com kutip dari laman Facebooknya. 

HALAMAN 2 ========>

Penulis: Agung Budi Santoso
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved