Seusai Aniaya Bocah 6 Tahun hingga Tewas, Perempuan LGBT Ini Kabur Tinggalkan Korban di Rumah Sakit

SA (23) seorang perempuan yang tega menyiksa bocah berusia 6 tahun, PT yang merupakan keponakan pasangan sejenisnya MS (17).

Seusai Aniaya Bocah 6 Tahun hingga Tewas, Perempuan LGBT Ini Kabur Tinggalkan Korban di Rumah Sakit
tribunkaltim.co/Christoper D
KEKERASAN ANAK - Bocah laki-laki berusia 6 tahun korban kekerasan pasangan sesama jenis bibinya tidak tertolong, Rabu (2/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - SA (23) seorang perempuan yang tega menyiksa bocah berusia 6 tahun, PT yang merupakan keponakan pasangan sejenisnya MS (17).

Bocah enam tahun bernasib malang tersebut disiksa hingga tewas dengan luka pembekuan darah di otak.

SA yang saat itu tahu bocah enam tahun yang disiksanya tak sadarkan diri, membawanya ke puskesmas di Kelurahan Bentuas, Kecamatan Palaran, Samarinda, Kalimatan Timur bersama MS.

Saat itu keadaan PT diharuskan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (2/10/2019), dikutip TribunWow.com dari TribunKaltim.co, Rabu (2/10/2019).

Humas Rumah Sakit Abdul Wahab, Syahranie Arysia Andhina mengatakan kondisi korban saat itu kejang dan muntah.

"Saat di Puskesmas, kondisinya kejang dan muntah. Lalu dirujuk ke rumah sakit," ucap Syahranie.

Dijelaskan oleh Kapolsek Sanga-sanga Iptu Muhammad Afnan, saat korban ditangani tim medis IGD, SA pergi dan meninggalkan MS sendirian di rumah sakit.

Afnan mengatakan SA tidak bertanggungjawab atas apa yang dilakukannya.

"Dia (pelaku) pergi tidak bertanggung jawab hingga me-non aktifkan handphone miliknya," jelas Muhammad Afnan.

Hingga korban hanya didampingi tantenya, MS.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved