BPBD Lamongan Minta Warga yang Tinggal di Sungai Bengawan Solo Waspada Terkait Munculnya Buaya

Arus sungai Bengawan Solo yang ada di Desa Konang bukan merupakan habitat asli dari buaya tersebut

BPBD Lamongan Minta Warga yang Tinggal di Sungai Bengawan Solo Waspada Terkait Munculnya Buaya
KOMPAS.com/Tomistoma schlegelii
Ilustrasi buaya 

Laporan Wartawan  Surya Hanif Manshuri

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN - Kemunculan buaya di Sungai Bengawan Solo  wilayah Kecamatan Glagah mendapat perhatian dari Pemkab Lamongan melalui BPBD Lamongan.

Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan, Muslimin turun langsung ke lokasi penampakan.

Ia memastikan penampakan buaya di Bengawan Solo tersebut benar - benar ada.

"Khususnya di sungai Bengawan Solo yang melintas di Desa Konang, Kecamatan Glagah ini kami bersama warga yang lain menyaksikan penampakan buaya tersebut," kata Muslimin pada wartawan, Sabtu (5/10/2019).

Menurut Muslimin, arus sungai Bengawan Solo yang ada di Desa Konang bukan merupakan habitat asli dari buaya tersebut.

Buaya diduga berasal dari muara sungai Bengawan Solo yang ada di wilayah Ujung Pangkah, Gresik.

Baca: 9 Tips Kulit Halus & Usir Jerawat di Wajah dengan Cepat, Gunakan Lidah Buaya hingga Cuka Sari Apel

Buaya ini mengikuti arus air di mana pada saat ini air yang ada di Bengawan Solo memang asin karena kemasukan air dari laut.

"Airnya intrusi," ungkap Muslimin.

Muslimin menambahkan, setelah menyaksikan sendiri penampakan buaya ini, pihaknya menghimbau kepada warga sekitar untuk tidak mengganggu buaya tersebut dan membiarkan buaya tersebut tetap di air.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved