Mayat dalam Sumur di Malalayang, Diduga Pelaku Bunuh Diri

Mayat itu tidak mengenakan pakaian dan berbau busuk sehingga Basarnas sempat menunda pengangkatan mayat tersebut

Mayat dalam Sumur di Malalayang, Diduga Pelaku Bunuh Diri
Tribun Manado/Jufry Mantak
Penemuan mayat di Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ade Pamungkas

TRIBUNNEWS.COM, MANADO  - Kasus penemuan mayat Wawan Abdula di dalam sumur di kelurahan Malalayang, Jumat (4/10/2019) pekan lalu diduga sebagai kasus bunuh diri.

Kapolsek Malalayang, Kompol  Frankie Manus mengatakan, dia diduga bunuh diri karena menghilang sejak Selasa.

Kapolsek menduga ia bunuh diri karena frustasi dengan anaknya yang nakal.

Seperti diberitakan sebelumnya, mayat Wawan berhasil diangkat dari sumur pada pukul sekira 17.00 Wita hari Jumat (04/10/2019).

Mayat itu tidak mengenakan pakaian dan berbau busuk sehingga Basarnas sempat menunda pengangkatan mayat tersebut.

Baca: Ninoy Karundeng Mengaku Diancam Kepalanya Akan Dibelah dan Mayatnya Akan Dibuang Di Lokasi Demo

Sekitar 10 menit setelah berhasil diangkat, mayat diangkut oleh mobil polisi.

Ia ditemukan di dalam sumur belakang rumah panggung di daerah Kecamatan Malalayang Lingkungan XI, Manado, Sulut.

Setelah dievakuasi dari dalam sumur, jenazah laki-laki itu langsung ditaruh di dalam kantor jenazah dan ditaruh di bawah rumah panggung yang terletak sekitar 6 meter dari lokasi kejadian.

Saat itu juga, seorang ibu bernama Murain Manenda warga Kelurahan Malalayang Satu, Lingkungan XI, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulut, melihat sosok jenazah pria tersebut.

Baca: 6 Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Kawal Demo Mahasiswa di Kendari Dibebastugaskan

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved