Bandung Jadi Kota Termacet di Indonesia, Ini Reaksi Gubernur Ridwan Kamil

Gubernur yang akrab disapa Emil ini mengatakan rilis tersebut menjadi masukan bagi pemerintah pusat bahwa kebutuhan pembangunan

Bandung Jadi Kota Termacet di Indonesia, Ini Reaksi Gubernur Ridwan Kamil
KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANI
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa pernyataan Asian Development Bank (ADB) yang menempatkan Kota Bandung sebagai kota termacet nomor satu di Indonesia harus menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Gubernur yang akrab disapa Emil ini mengatakan rilis tersebut menjadi masukan bagi pemerintah pusat bahwa kebutuhan pembangunan transportasi publik sudah mengemuka.

“Cuma perhatian pusat banyak ke Jakarta. Nah membangun transportasi publik enggak bisa pakai APBD, itu problemnya,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Rabu (9/10/2019).

Baca: Bamsoet Minta Mahasiswa Cooling Down Jelang Pelantikan Jokowi-Maruf Amin

Baca: Calon Hafiz Meninggal Dunia Karena Disiksa Guru, Terungkap Curhatannya di Diary, Ada Pesan untuk Ibu

Baca: Penderita Gangguan Jiwa Disamakan Joker, BPJS Kesehatan Kena Somasi

Baca: Dikritik, Keputusan Rektorat UGM Larang Masjid Kampus Undang UAS

Gubernur Jawa Barat yang juga Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Citarum Harum, Ridwan Kamil, saat membuka Lokakarya Dua Tahun Program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum di Hotel Mason Pine, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (9/10/19).

Ridwan Kamil mengaku sudah meminta agar anggaran untuk memaksimalkan pengadaan transportasi publik di wilayah Metropolitan Bandung, Kota Depok, dan Bekasi.

“Mahal sekali, LRT saja per kilometer Rp 500 miliar, LRT Jakarta Rp 1 triliun, itu sampai kapan berharap pada pemerintah daerah memberikan solusi nggak akan bisa,” katanya.

Menurut Ridwan Kamil, transportasi publik tidak bisa melulu mengandalkan kendaraan berbasis jalan raya namun harus kendaraan berbasis rel atau kereta.

Namun biaya yang mahal bisa mengganjal semua wacana daerah tersebut.

“Bolanya ada di pusat, selama ini perhatian untuk transportasi publik hanya di daerah Jakarta Raya saja,” katanya.

Sebelumnya, Asian Development Bank merilis Kota Bandung menjadi kota termacet ke-14 di Asia dan urutan 1 di Indonesia.

Urutan ini mengalahkan kota-kota lainnya di Indonesia, termasuk Jakarta dan Surabaya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Bandung Kota Termacet di Indonesia Kalahkan Jakarta, Apa Kata Gubernur Jawa Barat Ridwan

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved