Dari Dukun Pengganda Uang, Pencetak Uang Palsu di Surabaya Terbongkar

Sinto ini adalah satu dari 6 tersangka yang diringkus Polres Lamongan lebih awal di rumah H. Awinoto di Desa Girik Kecamatan Ngimbang

Dari Dukun Pengganda Uang, Pencetak Uang Palsu di Surabaya Terbongkar
Hanif Manshuri/Surya
Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung saat mempertemukan para tersangka praktik penggandaan uang dengan modus perdukunan dengan para awak media, Kamis (10/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN - Sinto (41) satu di antara enam tersangka pengedar uang palsu bermodus dukun pengganda uang mengungkapkan pelaku pencetak upal, H Romlan, warga Pogot 10/25 RW 015/005, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.

"Saya kenal pak haji (Romlan, red) saat pernah bekerja di Nganjuk," kata Sinto kepada penyidik, Kamis (10/10/2019).

Sinto ini adalah satu dari 6 tersangka yang diringkus Polres Lamongan lebih awal di rumah H. Awinoto di Desa Girik Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan.

Dari aksi kejahatan pengedar uang palsu bermodus dukun pengganda uang, penyidik mendapati barang bukti uang palsu Rp 304 juta, pecahan Rp 100 ribuan dan media praktik perdukunan.

Sementara menurut pengakun Romlan, ia tidak menyangka kalau akhirnya uang palsu itu hendak diedarkan.

Baca: Arteria Dahlan Beri Penjelasan Mengapa Ia Sebut Emil Salim Prof Sesat

Baca: Bambang Soesatyo: Saya Tak Ingin Menambah Panas Suasana Politik

Baca: Sosok Kontroversial Arteria Dahlan: Sebut Emil Salim Sesat, Pengagum Amien Rais & Takut Disadap KPK

Baca: Sifat Humanis Saddam Hussein Dibongkar oleh Tentara AS, Tidak Seperti yang Selama Ini Digemborkan

"Sinto saya kasih uang Rp 8 juta untuk membeli alatnya, print out, kertas HVS dan tinta.

Padahal saya sudah pesan, jangan sampai diedarkan," pengakuan Romlan kepada penyidik.

Masalahnya, lanjut Romlan, uang hasil cetakannya yang memakai alat printer tidak sempurna dan akan mudah diketahui.

Ia menambahkan, mencetak uang palsu itu tujuh bulan lalu.

"Hanya sekali itu dan itu pun sudah tujuh bulan silam," ujar Romlan.

Menurut Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung saat mempertemukan para tersangka dengan awak media, Kamis (10/10/2019), praktik penggandaan uang dengan modus perdukunan ini dilakukan para tersangka pada malam hari. (Hanif Manshuri)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Tersangka Perdukunan Penggandaan Uang di Lamongan Ungkap Pelaku Pencetak Upal, Warga Surabaya

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved