Hujan Tangis Pecah Saat Anggota Geng yang Hendak Tawuran di Surabaya Ini Mencium Kaki Ibu

Tri Rismaharini juga memerintahkan anak-anak untuk membubarkan geng Jawara maupun All Star

Hujan Tangis Pecah Saat Anggota Geng yang Hendak Tawuran di Surabaya Ini Mencium Kaki Ibu
SURYA/DELYA OKTOVIE
Di depan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Seorang remaja anggota geng kampung memeluk orang tuanya di gedung Siola pada Kamis (10/10/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menunjukkan kegeramannya di hadapan barisan remaja yang diamankan polisi, Kamis (10/10/2019).

Remaja membentuk semacam geng kampung yang kerap meresahkan warga dengan terlibat aksi pengeroyokan dan jelang melakukan tawuran

Menurut Tri RIsmaharini, ini kedua kalinya barisan remaja yang menyebut diri mereka 'Geng Kampung Jawara' dan 'All Star' ini diperingati sang wali kota Surabaya.

Di agenda sebelumnya, yang dilakukan pada Selasa (10/9/2019), Tri Rismaharini melakukan pengarahan karena anak-anak ini terjaring razia Satpol PP akibat miras, ngelem, tawuran dan mengamen.

Kali ini, Kamis (10/10/2019), ia mengumpulkan kembali puluhan anggota geng Jawara dan geng All Star tersebut karena mereka tertangkap hendak tawuran.

Beberapa pun sudah diamankan di penjara oleh polisi.

Baca: Tawuran Mahasiswa Fisip dan Fakultas Hukum Unsrat, Rektorat Serahkan ke Pihak Kepolisian

"Sebenarnya apa sih, yang membuat kalian tawuran. Kamu, coba jelaskan kenapa kamu ikut tawuran?" tanya Tri Rismaharini pada sejumlah anak di barisan depan di ruangan lantai 2 Gedung Siola siang itu.

Rata-rata menjawab 'tidak tahu' dan 'ikut-ikutan'.

Ada pula yang menjawab ikut karena mendapat kabar kampungnya akan diserang oleh geng lainnya.

Risma meminta tolong kepada Kapolrestabes Surabaya untuk mencari otak di balik kejadian itu.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved