Pengakuan Waria yang Dijajakan Jaringan Prostitusi di Cipanas Untuk Kalangan WNA

Tak hanya perempuan PSK saja, jaringan prostitusi di Cipanas, Cianjur ternyata juga menjajakan ladyboy alias waria.

Pengakuan Waria yang Dijajakan Jaringan Prostitusi di Cipanas Untuk Kalangan WNA
Ferri Amiril Mukminin/Tribun Jabar
Jaringan prostitusi internasional di wilayah Cipanas, Kabupaten Cianjur berhasil dibongkar dan diungkap oleh jajaran Polres Cianjur. (Ferri Amiril Mukminin/Tribun Jabar) 

TRIBUNNEWS.COM -- Tak hanya perempuan PSK saja, jaringan prostitusi di Cipanas, Cianjur ternyata juga menjajakan ladyboy alias waria.

Jaringan prostitusi di Cipanas telah dibongkar oleh jajaran Satreskrim Polres Cianjur.

Salah seorang ladyboy alias waria PSK dalam jaringan prostitusi internasional itu pun membuat pengakuan.

Ia mengatakan, ternyata ada kebiasaan "nyeleneh" yang dilakukan oleh pria hidung belang yang "menyewanya".

Pelanggannya bukanlah orang lokal, melainkan warga negara asing ( WNA ).

Ladyboy itu mengatakan, biasanya pria hidung belang tersebut memintanya untuk joget dulu.

"Ya paling disuruh joget-joget dulu," ujar seorang ladyboy tersebut, saat ditanya Kapolres Cianjur, Juang Andi Priyanto dalam konferensi pers di Mapolres Cianjur, Selasa (8/10/2019) sore.

Baca: Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Minta Ketum KOI Baru Bergerak Cepat

Baca: Mengenal Penyakit Autoimun yang Dialami Ashanty, Ternyata Ada Lebih dari 80 Jenis, Kenali Gejalanya

Baca: Denny Indrayana Bakal Ikut Pilkada Kalsel 2020, Bisa Jadi Lawan Berat Pertahana H Sahbirin Noor.

Lebih lanjut, ladyboy itu mengungkapkan, untuk menari sampai bugil, biasanya pria hidung belang harus membayar Rp 400 ribu.

Untuk perempuan PSK, paling murah pria hidung belang harus membayar Rp 500 ribu.

Namun, pria hidung belang juga bisa "menyewa" PSK tersebut untuk melakukan hal yang lebih dari itu.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved