Rusuh di Papua

Penyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian terkait Demo di Jayapura Ditangkap Polisi

"Dan penghinaan terhadap institusi pemerintah, TNI, dan Polri terkait kejadian demo di Jayapura beberapa waktu lalu," kata Dedi

Penyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian terkait Demo di Jayapura Ditangkap Polisi
Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, ditemui pasca sertijab tiga Kapolda, di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (30/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - AD (52) ditangkap jajaran Polda Papua atas dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dan ujaran kebencian di media sosial pada Minggu (6/10/2019) kemarin.

AD dituduh melanggar Undang-Undang Informasi dan Transksi Elektronik atas unggahan terkait demonstrasi di Jayapura beberapa waktu lalu.

Baca: Identitas 2 Pelaku Penusukan Wiranto di Pandeglang Banten, Diyakini Terpapar Paham Radikal

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo melalui keterangan tertulisnya, Kamis (10/10/2019).

"Pada Minggu, 6 Oktober 2019 pukul 08.30 WIT, bertempat di Jalan Jeruk Nipis Kotaraja, Kota Jayapura, Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Papua berhasil mengamankan pelaku berinisial AD (52) atas perkara ITE, penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian di media sosial," ujar Dedi.

Dedi menjelaskan, pelaku diduga melanggar UU ITE sebagai pembuat, penyebar video hoaks, provokasi, serta SARA.

"Dan penghinaan terhadap institusi pemerintah, TNI, dan Polri terkait kejadian demo di Jayapura beberapa waktu lalu," kata Dedi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes (Pol) Ahmad Musthofa Kama mengatakan, pelaku menyebarkan video berita bohong yang berisi seolah-olah telah terjadi pembakaran tempat ibadah.

"Pelaku juga menyebarkan video berita bohong seolah-olah terjadi penyerangan yang dilakukan kelompok masyarakat tertentu," kata dia.

Berita dan video bohong itu diunggah melalui akun Facebook dengan nama Lehiun Tandabe.

Selanjutnya, Dedi mengatakan, penangkapan tersebut dipimpin oleh Subdit V Siber Polda Papua yang dipimpin Kasubdit V Kompol Cahyo Sukarnito.

Proses penangkapan juga disertai penggeledahan dan penyitaan. Penangkapan itu juga disaksikan oleh Ketua RT setempat dan beberapa orang saksi.

Baca: Update Kondisi Wiranto Setelah Ditusuk Menggunakan Senjata Tajam oleh Orang Tidak Dikenal

Saat ini, polisi telah menahan pelaku tersebut di Rutan Mapolda Palua untuk diproses hukum lebih lanjut.

Pelaku dijerat dengan Pasal 45A Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Selain itu, pelaku juga dijerat Pasal 14 Ayat (2) dan/atau Pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana. (Deti Mega Purnamasari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Polda Papua Tangkap Penyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian Terkait Demo Jayapura

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved