Sultan HB X Tak Izinkan Penyelenggaraan Muslim United di Kompleks Masjid Gedhe

Sri Sultan Hamengku Buwono X secara tegas menyebut keraton tidak mengizinkan penyelenggaraan Muslim United di kompleks Masjid Gedhe.

Sultan HB X Tak Izinkan Penyelenggaraan Muslim United di Kompleks Masjid Gedhe
TRIBUNJOGJA.COM/Agung Ismiyanto
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. TRIBUNJOGJA.COM/Agung Ismiyanto 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Gubernur sekaligus Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X secara tegas menyebut keraton tidak mengizinkan penyelenggaraan Muslim United di kompleks Masjid Gedhe.

Sultan mengatakan, untuk urusan lain seperti keamanan menjadi wewenang pihak kepolisian.

"Yang punya rumah tidak mengizinkan," ujar Sultan HB X saat ditemui di kompleks Kepatihan, Jumat (11/10/2019).

Seperti diketahui acara tersebut tetap berlangsung kendati pihak keraton sudah tidak mengabulkan permohonan izinnya.

Baca: Sebelum Ditikam Wiranto Resmikan Gedung Perkuliahan di UNMA

Terkait hal ini, Sultan HB X menyerahkan sepenuhnya urusan keamanan dan juga hal-hal lain pada pihak kepolisian.

"Itu kan urusan polisi, asal aman dan sebagainya. Hanya masalahnya kami tidak mengizinkan (acara tersebut)," tegasnya.

Seperti diketahui, pihak Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat tidak menyetujui permohonan penggunaan Kagungan Ndalem (KgD) Masjid Gedhe Keraton (Kauman) beserta halaman, Ndalem Pengulon, dan Alun-alun Utara sisi barat untuk kegiatan Muslim United.

Beberapa pekerja tengah sibuk mengecat pintu pagar Masjid Gedhe Kauman. Ramadan 1438 Hijriyah yang tinggal beberapa hari lagi digunakan warga membersihkan dan mempercantik Masjid Gedhe Kauman untuk ibadah seperti tampak pada Senin (22/5/2016). TRIBUN JOGJA/HENING WASISTO
Beberapa pekerja tengah sibuk mengecat pintu pagar Masjid Gedhe Kauman. Ramadan 1438 Hijriyah yang tinggal beberapa hari lagi digunakan warga membersihkan dan mempercantik Masjid Gedhe Kauman untuk ibadah seperti tampak pada Senin (22/5/2016). TRIBUN JOGJA/HENING WASISTO (Tribun Jogja/Hening Wasisto)

Dalam wawancara beberapa waktu lalu, Sultan HB X menyebut fungsi Ndalem Pengulon bukan untuk tempat menyiapkan makanan.

"(Izinnya) ndalem Pengulon untuk menyiapkan makanan, itu bukan bagiannya. Fungsinya bukan untuk itu kok," ujarnya usai melantik pimpinan DPRD DIY, Kamis (3/10/2019) lalu.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved