Kawanan Rampok Bersenjata Api Ngaku Polisi Razia, Sikat Uang Tauke Getah di Bathin XXIV

Kawanan perampok itu sempat menyebutkan mereka polisi dari Polres Batanghari hendak melakukan razia narkotika. Akhirnya tauke karet menurut.

Kawanan Rampok Bersenjata Api Ngaku Polisi Razia, Sikat Uang Tauke Getah di Bathin XXIV
Tribun Jambi/Rian Aidilfi
Tribun Jambi/Rian Aidilfi Kapolres Batanghari, AKBP Mohamad Santoso, saat memberikan keterangan pers di Mapolres Batanghari, Sabtu (12/10). 

Kawanan perampok itu sempat menyebutkan mereka polisi dari Polres Batanghari hendak melakukan razia narkotika. Akhirnya tauke karet menurut.

TRIBUNNEWS.COM, MUARABULIAN - Polisi berhasil meringkus kawanan perampok bersenjata api.

Perampok bersenpi itu sebelumnya merampok Darmiono, tauke getah karet, pada Kamis (10/10), di kawasan Desa Koto Boyo, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari, Jambi.

Pelaku yang berhasil diringkus berjumlah empat orang.

Ternyata, mereka berasal dari luar Provinsi Jambi.

Pelaku yang dibekut, yaitu Ari Anggara (32) warga Desa Rantau Gadang, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Mura Tara, Provinsi Sumatera Selatan. Supriyanto (34) warga RT 3, Desa Sungai Baung Kecamatan Musirawas, Kabupaten Mura Tara, Provinsi Sumatera Selatan. Rahman Pendi (46) warga Desa Bukit Senang, Kecamatan Karimun, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau dan Maulidi (42) warga Desa Pantai Kecamatan Rupit, Kabupaten Mura Tara Provinsi Sumatera Selatan.

Kapolres Batanghari, AKBP Mohamad Santoso, mengatakan penangkapan para pelaku tak kurang dari 24 jam.

"Mereka diamankan di lokasi berbeda pada Jumat kemarin," ujar Santoso kepada wartawan saat memberikan keterangan pers di Mapolres Batanghari, Sabtu (12/10).

Sebelumnya diketahui bahwa mereka merampok Damiono, tauke karet asal Desa Simpang Karmeo.

Editor: Tiara Shelavie
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved