Persempit Gerakan Teroris, Polisi Bersenjata Laras Panjang Siaga 24 Jam di Gilimanuk

Polisi Bersenjata Laras Panjang Siaga 24 jam di penyebarangan Gilimanuk. Satu persatu jenis kendaraan diperiksa

Persempit Gerakan Teroris, Polisi Bersenjata Laras Panjang Siaga 24 Jam di Gilimanuk
TRIBUN BALI/ I MADE ARDHIANGGA ISMAYANA
PENGAMANAN- Anggota Polsek Gilimanuk melakukan pemeriksaan di Pos II Pelabuhan Gilimanuk atau pintu masuk Pulau Bali, Minggu (13/10). (Tribun Bali/I Made Ardhiangga). 

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Pemandangan berdeba terihat di Pelabuhan Gilimanuk.

Sejumlah personil kepolisian berjaga. Ada juga siaga dengan senjata laras panjang.

Intesitas pengamanan dilakukan pasca-penangkapan terduga teroris di Bali oleh Densus 88 Mabes Polri bekerjasama dengan Counter Transnational and Organize Crime (CTOC) Polda Bali belum lama ini.

Penjagaan dilakukan 24 jam, dengan membagi shift kerja anggota.

Setiap shift terbagi 12 hingga 15 orang. Ada sekitar 3 shift kerja.

 

Kapolsek Gilimanuk, AKP Gusti Nyoman Sudarsana, menyatakan 35 anggota bersiaga 24 jam di Pelabuhan Gilimanuk.

"Kami intensifkan 35 personel. Dan sudah terbagi menjadi beberapa shift kerja. Hingga saat ini masih kondusif," ucapnya pada Minggu (13/10/2019).

Peningkatan penjagaan polisi ini bertujuan mempersempit ruang gerak terduga teroris atau paham radikal.

"Normatifnya memang sudah seperti biasa dijaga. Namun, kemarin lebih diintensifkan," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja mengatakan, polisi berhasil menangkap dua terduga teroris di Bali.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved