Anak Gali Makam Lalu Gotong Mayat Ibunya Dibawa Pulang, Ini Langkah Pemdes Kedungsumur Probolinggo

Warga menduga Nasir masih ingin membawa pulang jasad ibundanya karena kangen dan menganggap bahwa ibunya ini pergi ke hutan mencari kayu

Anak Gali Makam Lalu Gotong Mayat Ibunya Dibawa Pulang, Ini Langkah Pemdes Kedungsumur Probolinggo
surya.co.id/galih lintartika
Makam Sumarto, ibunda Nasir, ditutup kembali dengan anyaman bambu dan sejumlah batu, Selasa (15/10/2019) 

Laporan Wartawan Surya Galih Lintartika

TRIBUNNEWS.COM, PROBOLINGGO - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungsumur, Kecamatan Pakuniran menutup makam Sumarto di desa setempat menggunakan bambu dan batu.

Ini dilakukan usai kejadian pembongkaran makam Sumarto, oleh anak kandungnya Nasir, tidak terjadi kembali.

Kejadian pembongkaran makam ibu oleh anaknya ini viral di media sosial.

Kepala Desa Kedungsumur Muhammad Hasyim mengatakan, penutupan ini dilakukan untuk mengantisipasi agar kejadian itu tidak terulang.

Ia menjelaskan, selain ditutup, pihaknya juga menyiagakan warga di makam desa setempat.

Tujuannya, untuk menjaga dan mengawasi jika sewaktu - waktu Nasir ini kembali lagi.

Baca: Keinginan Keluarga Saat Pemakaman Sulli

"Ada yang giliran menjaga di makam. Kami siapkan untuk antisipasi jika masih ada upaya dari Nasir yang masih kangen ke ibunya, meski yang bersangkutan sudah meninggal dunia," tambah dia.

Hasyim mengaku sudah koordinasi dengan Pemdes Batur dan unsur tiga pilar.

Ia sudah meminta pihak - pihak terkait untuk segera merujuk Nasir ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang.

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved