Nasib Suparto Pernah Surati Soeharto tapi Tak Dibalas, Kini Malah Jadi Penjahit Langganan Jokowi

Penjahit langganan Presiden Jokowi, Suparto (58) mendapat pengalaman yang tak terlupakan di antaranya mengukur baju Raja Mangkunegaran ke delapan.

Nasib Suparto Pernah Surati Soeharto tapi Tak Dibalas, Kini Malah Jadi Penjahit Langganan Jokowi
TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA
Penjahit langganan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Suparto (58) menunjukkan kain batik bermotif wayang Rama-Shinta di kantor Arjuna Tailor, Jalan Ahmad Yani Nomor 1, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Penjahit langganan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Suparto (58) mendapat pengalaman yang tak terlupakan saat masih bekerja di Bazar Tailor. 

Ia bekerja menjadi buruh jahit Bazar Tailor sejak tahun 1974 hingga 1977.

Pria asal Sragen itu menceritakan, ia pernah mengukur baju Raja Mangkunegaran kedelapan, KGPAA Mangkunegara VIII saat masih bekerja di tempat itu. 

Terlebih lagi, KGPAA Mangkunegara VIII adalah pelanggan Bazar Tailor yang dimiliki seorang warga keturunan India.

"Waktu itu, tahun 1978, saya masih di Bazar, punya pengalaman waktu itu, Gusti Mangkunegara VIII berkunjung," tutur Suparto kepada TribunSolo.com, Selasa (15/10/2019).

"Saat itu, senior saya belum pada datang, saya dipanggil untuk mengukur beliau," tambahnya. 

Suparto tidak merasa gugup saat mengukur baju untuk Raja Mangkunegara periode 1944-987 itu. 

"Ya, senang to, seorang anak kecil mengukur raja, apalagi diberi kesempatan waktu itu," ujar Suparto. 

"Bahkan Gusti Mangkunegaran VIII, beliau berkenan juga, tidak mempermasalahkan yang ngukur anak kecil," imbuhnya membeberkan.

BACA SELENGKAPNYA ====>>>>>>

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved