Disapu Angin Kencang, Atap Bagunan SMA PGRI Lembang Kabur, Kegiatan Belajar Dihentikan

Atap bangunan SMA PGRI Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terbuat dari seng hancur dan beterbangan akibat tersapu angin kencang

Disapu Angin Kencang, Atap Bagunan SMA PGRI Lembang Kabur, Kegiatan Belajar Dihentikan
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Kondisi bangunan SMA PGRI Lembang setelah atapnya disapu angin kencang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNNEWS.COM, LEMBANG - Atap bangunan SMA PGRI Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terbuat dari seng hancur dan beterbangan akibat tersapu angin kencang, Senin (21/10/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pantauan Tribun Jabar di lokasi kejadian, selain atap, konstruksi bangunan yang terbuat dari baja ringan sebagai penopang atap juga turut ambruk, sehingga menyebabkan bangunan itu saat ini tanpa atap.

"Sebelumnya ruangan ini tidak digunakan, makanya saat ini lagi diperbaiki untuk digunakan lab komputer, tapi hancur lagi disapu angin tadi," ujar Erlina saat ditemui di SMA PGRI Lembang, Senin (21/10/2019).

Saat kejadian sebetulnya ia tidak ada di lokasi, namun berdasarkan informasi dari para guru, setelah adanya angin kencang itu, atap bangunan tersebut tiba-tiba ambruk dan terdengar suara yang cukup kencang.

"Waktu itu saya lagi diluar, kemudian setelah mendapat informasi saya langsung mengecek kesini, ternyata betul sudah ambruk," katanya.

Wakil Kepala Sekolah SMA PGRI Lembang, Wida Widiawati menambahkan sebelum atap itu beterbangan, ia mendengar suara bunyi seng yang terangkat angin berkali-kali hingga tak lama kemudian atap tersebut ambruk.

"Kurang lebih 15 menit setelah suara seng yang terangkat itu, lalu ada yang bilang kalau ada atap yang rubuh," katanya.

Setelah kejadian tersebut, Wida langsung menghentikan kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk antisipasi kejadian yang sama terulang atau menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Alhamdulillah (tidak ada korban) karena ruangannya kosong, kita juga melakukan antisipasi takutnya anginnya balik ke arah ruangan belajar siswa," kata Wida.

Untuk itu, pihaknya juga sudah minta izin ke orangtua siswa agar siswa dipulangkan terlebih dahulu karena pihak sekolah merasa khawatir setelah atap sekolah tersebut ambruk.

"Karena atap baja menyangkut ke kabel listrik. Kita liburkan dulu anak-anak, sambil mengontak ke PLN," katanya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Atap Bangunan SMA PGRI Lembang Beterbangan Disapu Angin Kencang, Kegiatan Belajar Disetop, https://jabar.tribunnews.com/2019/10/21/atap-bangunan-sma-pgri-lembang-beterbangan-disapu-angin-kencang-kegiatan-belajar-disetop.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved