Bentrok Mahasiswa Terjadi di Universitas Negeri Makassar, 2 Orang Alami Luka Tikam

Dua kelompok mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) terlibat bentrok, Senin (21/10/2019) malam.

Bentrok Mahasiswa Terjadi di Universitas Negeri Makassar, 2 Orang Alami Luka Tikam
muslimin emba/tribun-timur.com
Suasana setelah bentrok mahasiswa UNM Parangtambung, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (21/10/2019) mala 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dua kelompok mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) terlibat bentrok, Senin (21/10/2019) malam.

Peristiwa terjadi di kampus Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan.

Bentrokan terjadi di sekitar Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) dan Fakultas Seni dan Desain (FSD) yang masih saling bersebelahan.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, bentrokan terjadi sekira pukul 20.00 Wita.

Baca: Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Kasus Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil di Surabaya

Kapolsek Tamalate Kompol Arifuddin yang tiba di lokasi mengatakan ada dua mahasiswa yang menjadi korban penikaman pada bentrokan ini.

"Dua yang kena tikaman. Namun kami belum bisa pastikan dia mahasiswa dari fakultas mana. Satu mahasiswa juga telah kami amankan ke Polsek. Sejauh ini masih berstatus saksi," ucap Arifuddin di lokasi kejadian.

Baca: Viral Anggota Dewan Digerebek Bareng PSK di Tapaktuan, Polisi Beberkan Fakta Sebenarnya

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung menyisir Fakultas Bahasa dan Sastra serta Fakultas Seni dan Desain termasuk baruga tempat mahasiswa seni latihan menari.

Komandan Tim Penikam Polrestabes Makassar Ipda Arif Muda yang memimpin penyisiran mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab bentrokan tersebut.

Baca: Ketua DPR Sebut Jokowi Akan Ubah 4 Nomenklatur Kementerian, Berikut Bocorannya

Dari penyisiran tersebut, pihaknya menemukan sejumlah busur di sekitar lokasi kejadian.

"Sementara penyebab bentrok masih diselidiki. Tapi menurut pihak keamanan sini, tiba-tiba dari pihak fakultas bahasa menyerang ke pihak fakultas seni yang sementara latihan," ujar Arif.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved