Otak Pelaku Kaburnya Narapidana Rutan Wates Ditangkap di Kebun Jagung

Sutristiyanto mengalami luka patah pergelangan kaki kanan saat melompat pagar rutan setinggi sekitar 3 meter

Otak Pelaku Kaburnya Narapidana Rutan Wates Ditangkap di Kebun Jagung
Net
Ilustrasi 

Ia sudah merencanakan pelarian itu sejak tiga hari sebelumnya dan kemungkinan besar sudah mengincar titik lemahnya penjagaan di Rutan Wates yakni, lewat gorong-gorong di bawah kamar mandi yang terhubung langsung dengan area luar sel sebelum kemudian memanjat tembok keliling rutan dan lari ke arah persawahan.

Sutristiyanto mengalami luka patah pergelangan kaki kanan saat melompat pagar rutan setinggi sekitar 3 meter.

Luka ini membuat peluangnya melarikan diri lebih jauh sangat kecil hingga akhirnya ditemukan tidak jauh dari rutan.

Baca: Petugas Damkar Masih Mencari Titik Api Kebakaran Pipa Pertamina, Diduga di Gorong-Gorong

Deny menyebut, para napi itu berhasil kabur setelah menggergaji teralis besi penutup gorong-gorong.

Pihaknya masih mengembangkan pemeriksaan terkait asal gergaji itu.

"Kita akan kembangkan dari mana gergaji itu didapatkan. Kalau ada orang luar yang menyelundupkan, kami akan tindaklanjuti," kata Deny.

Tak hanya berperan sebagai otak dan perencana, Sutristiyanto disebutkan Deny juga mempengaruhi dan mengintimidasi napi lainnya untuk ikut serta.

Ia sempat mengancam akan melukai Pinasthi jika napi kasus penggelapan itu jika tak mau ikut kabur.

Pinasthi yang semula enggan ikut akhirnya turut serta dalam pelarian itu.

"Biasanya, kalau seperti ini, dia terpengaruh ajakan selain juga ada intimidasi. Kita masih kembangkan pemeriksaan lagi," kata Deny.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved