18 Penyintas Bencana di Pengungsian Balaroa Palu Jadi Korban Penipuan Sembako Murah

18 warga penyintas yang menghuni lokasi pengungsian tenda darurat di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu, menjadi korban penipuan sembako murah.

18 Penyintas Bencana di Pengungsian Balaroa Palu Jadi Korban Penipuan Sembako Murah
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Kondisi Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, satu bulan pasca-bencana likuifaksi 

TRIBUNNEWS.COM, PALU -- Sebanyak 18 warga penyintas yang menghuni lokasi pengungsian tenda darurat di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu, menjadi korban penipuan sembako murah.

Penipuan dilakukan oleh seorang yang mengaku bernama Nirma.

Nirma menawarkan sembako murah dengan harga Rp60 ribu per paket sembako.

Modus penipuannya dilakukan dengan cara berpura-pura menjual kupon sembako di lokasi tenda pengungsian Balaroa pada Rabu (30/10/2019) lalu sekitar pukul 12.30 WITA .

Pelaku menunjukan beberapa dokumen berupa KTP, KK, serta berpura-pura telah melakukan pembagian sembako di tempat lain demi meyakinkan para pengungsi agar mau membeli kupon dan menjadi korban.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati Lantik Suryo Utomo Jadi Dirjen Pajak Baru

Sri Mulyani Turun Tangan Soal Lem Aibon, Tahun 2016 Temukan Kelebihan Anggaran Tunjangan Guru Rp23 T

Pesan untuk Idham Azis yang Resmi Dilantik Jadi Kapolri, dari Joko Widodo hingga Tito Karnavian

Lingkungan pengungsian Balaroa, Jumat (1/11/2019) siang.
Lingkungan pengungsian Balaroa, Jumat (1/11/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Warga penyintas yang telah membayar dan mengantongi kupon sembako pun diminta untuk menunggu selama beberapa saat.

Namun sampai dengan sore hari, nomor kontak yang ditinggalkan oleh pelaku penipuan tidak bisa dihubungi alias tidak aktif

Siti, warga penyintas yang kena tipu mengaku bahwa pelaku penipuan berbadan kurus dengan potongan rambut tomboy.

Siti merupakan pemilik kios di lokasi pengungsian Balaroa yang menjadi tempat berkumpul warga saat membeli kupon sembako murah yang dijanjikan pelaku penipuan.

Bahkan, kata Siti, perempuan tersebut mengatasnamakan nama salah satu media cetak di Palu dan PDAM.

HALAMAN SELENGKAPNYA>>>

Editor: Rizki Aningtyas Tiara
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved