Prostitusi ABG di Kabupaten Bangka, Ada Cerita di Kamar Hotel Nomor 116

pihak kepolisian tidak hanya mengamankan muncikari, tetapi juga mengamankan pria yang memakai jasa prostitusi ABG ini.

Prostitusi ABG di Kabupaten Bangka, Ada Cerita di Kamar Hotel Nomor 116
brianzeiger.com
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Korban perdagangan manusia, anak di bawah umur, di Sungailiat Kabupaten Bangka akhirnya angkat bicara. Ia bercerita bagaimana ia yang masih belia harus jadi santapan lelaki hidung belang.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian tidak hanya mengamankan muncikari, tetapi juga mengamankan pria yang memakai jasa prostitusi ABG ini.

Kronologis tentang persetubuhan itu juga diakui oleh korban, sebut saja namanya Bunga Mawar (14) kepada penyidik Polsek Sungailiat Bangka.

Semua itu bermula pad 13 Oktober, kira-kira Pukul 13.00 WIB lalu.

Ketika itu tersangka MR (21) menghubungi teman wanitanya inisial GJ untuk dicarikan laki-laki yang mau ditemani minum-minuman keras, karaoke dan berhubungan badan.

GJ bertanya pada tersangka MR, untuk siapa lelaki yang dimaksud.

Dijawab oleh tersangka MR, bahwa lelaki itu untuk dirinya.

Kemudian di hari yang sama, pada malam harinya, sekitar Pukul 20.00 WIB, GJ mendatangi rumah kontrakan MR di Gang Raya Sungailiat.

Saat GJ tiba di rumah tersebut, tersangka MR kembali bertanya masalah laki-laki hidung belang yang dimaksud, apakah sudah ada atau belum.

Tak berapa lama, GJ mendapatkan telepon dari tersangka Babe yang mengajak minum minuman keras di warung Anon di Jelitik.

Halaman
123
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Sanusi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved