Pilwali Surabaya

Samuel Teguh Santoso Mulai Kewalahan Kumpulkan Foto Copy KTP, Warga Minta Uang Hingga Rp 150 Ribu

Cak Sam mengungkapkan, uang yang diminta oleh warga untuk menyerahkan KTP-nya bervariasi, mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu.

Samuel Teguh Santoso Mulai Kewalahan Kumpulkan Foto Copy KTP, Warga Minta Uang Hingga Rp 150 Ribu
TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra Sakti
Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Samuel Teguh Santoso. TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Bakal Calon Wali Kota Surabaya dari jalur independen, Samuel Teguh Santoso mengaku mulai kesulitan mengumpulkan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat dukungan untuk mendaftar sebagai Calon Wali Kota non partai.

Selama 4 bulan (Juli-Oktober), Samuel Teguh Santoso bisa mengumpulkan foto copy KTP sebanyak lebih dari 80 ribu lembar.

"Awal-awal masih enak, tapi semakin ke sini banyak yang transaksional dan menghambat pengumpulan KTP," ucap Cak Sam, sapaan akrab Samuel Teguh Santoso, Minggu (3/11/2019).

Cak Sam mengungkapkan, uang yang diminta oleh warga untuk menyerahkan KTP-nya bervariasi, mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu.

"Jujur ini membuat kita agak kewalahan," ucap Ketua Partai Perindo Surabaya ini.

"Banyaknya kasus penyalahgunaan KTP membuat kepercayaan masyarakat semakin menurun mereka tanya ktp-nya mau dipakai apa. Dan tanya 'Wani piro', berapa per KTP'," kata Cak Sam.

Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Samuel Teguh Santoso. TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Samuel Teguh Santoso. TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI (TribunJatim.com/Sofyan Arif Candra Sakti)

Cak Sam mengaku tidak menyiapkan dana sama sekali untuk mengumpulkan foto copy KTP tersebut.

"Jika ada yang minta, ya saya tinggal, saya tidak mau terjebak ke sana," lanjutnya.

Walaupun tanpa dana, Cak Sam yakin bisa mengumpulkan 138 ribu foto copy KTP (syarat minimal maju jalur non partai) hingga batas akhir pengumpulan, Maret 2020 nanti.

"Kita harus bermitra dengan masyarakat dan melebur. Kita mau mengetuk hati masyarakat. Selama ini memang ada yang transaksional tapi ada juga yang tulus ikhlas," ucap Cak Sam.

Baca: Penagihan Langsung Iuran BPJS Yang Menunggak, BPJS Watch: Seperti Debt Collector Saja

Baca: Dua Pelaku Penyerangan Wiranto Tinggal Serumah Tapi di KTP Tertulis Belum Menikah

Dalam pengumpulan foto copy KTP, Cak Sam mengaku masih menggunakan tim yang sama saat dirinya maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

"Saya juga sudah mulai melakukan penjajakan untuk wakil saya, tapi belum berani menyebut nama," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Warga Mulai Transaksional, Cak Sam Kewalahan Kumpulkan Foto Copy KTP Buat Syarat Pilwali Surabaya

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved