Kebakaran Hutan dan Lahan

89 Hektare Lahan Rusak Terdampak Kebakaran Gunung Guntur

Kebakaran Gunung Guntur di Kabupaten Garut mengakibatkan seluas 89,88 hektare lahan rusak

89 Hektare Lahan Rusak Terdampak Kebakaran Gunung Guntur
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Kebakaran terjadi di kawasan Gunung Guntur sejak Kamis (28/9/2019) siang. Hingga Jumat (29/9/2018) siang, petugas masih berupaya memadamkan api. TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNNEWS.COM, GARUT- Kebakaran Gunung Guntur di Kabupaten Garut mengakibatkan seluas 89,88 hektare lahan rusak.

Kebakaran di Gunung Guntur bahkan sempat terjadi hingga ke area puncak.

Kasi KSDA Wilayah V Garut, Dodi Arisandi, menuturkan, pihaknya telah melakukan identifikasi pascakebakaran Gunung Guntur.

Identifikasi dilakukan untuk mengukur luasan area kebakaran.

"Juga untuk mengukur vegetasi yang terbakar dan menyelidiki sebab terjadinya kebakaran. Pemantauan ini melacak jalur api dan identifikasi hotspot," ujar Dodi Arisandi, Minggu (3/11/2019).

Baca: Pemilik Ammar TV Dikaitkan dengan Cerita Layangan Putus, Kolom Komentar Dimatikan, Youtube Diserang

Baca: Warga di Kawasan Gunung Lompobattang Memilih Mengungsi di Rumah Keluarga Daripada Tinggal di Tenda

Baca: Polda Riau Segel Dua Blok Lahan PT Teso Indah di Indragiri Hulu

Baca: Kabut Asap Renggut Hak Pendidikan Generasi Muda

Pemantauan dilakukan dengan menggunakan drone.

Dodi menyebut bahwa lokasi kebakaran berada di Blok Citiis Gunung Guntur dan di Cagar Alam (CA) Kawah Kamojang.

"Pemeriksaan titik kebakaran dari pos jaga tiga sampai Leuweung Hejo puncak Gunung Guntur," katanya.

Lokasi di sekitar puncak Gunung Guntur, merupakan padang rumput yang didominasi ilalang dan beberapa jenis perdu, seperti harendong dan cantigi.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved