Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online di Bogor Terungkap, Pelaku Susun Rencana Sebelum Beraksi

Kasus pembunuhan sopir taksi online bernama Ahsanul Fauzi di Jalan Raya Wangun, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, terungkap.

Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online di Bogor Terungkap, Pelaku Susun Rencana Sebelum Beraksi
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pelaku pembunuhan sopir taksi online di Bogor ditangkap polisi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Kasus pembunuhan sopir taksi online bernama Ahsanul Fauzi di Jalan Raya Wangun, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, terungkap.

Satreskrim Polresta Bogor Kota berhasil menangkap pelakunya bernama Fadli Pranata (25).

Tersangka Fadli ditangkap dikawasan Cibinong, Kabupaten Bogor setelah melarikan diri usai melakukan penusukan, Kamis (31/10/2019).

Baca: Dituduh Dukun Santet, Nenek 60 Tahun di Sumenep Tewas Dibacok Tetangganya

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Niko Nurallah Adi Putra mengatakan pelaku melakukan perbuatannya karena membutuhkan biaya untuk service laptop.

Ia kemudian merencanakan perbuatannya dengan membeli pisau cutter dan memesan taksi online dari ponsel milik seorang penjual warung makanan.

"Kemudian saat dia (pelaku) akan berangkat dia sudah mempersiapkan segala sesuatunya dari sebelum memesan grab makan disalah satu warung disana dan sebelum makan itu dia sudah membeli cutter yang disiapkan," katanya dalam pres rilis di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Senin (4/11/2019).

Baca: Cara Pelaku Bunuh Sopir Taksi Online di Bogor Terbongkar, Korban Diberi Uang Rp 100 Ribu

Untuk menjalankan niat jahatnya pelaku pun sempat datang ke sebuah tempat ATM untuk mengambil uang pecahan Rp 100 ribu.

Nantinya uang tersebut digunakan agar korban mengambil kembalian di dalam dompet sehingga pelaku bisa mengetahui jumlah uang yang dimiliki korban.

"Kita ketahui bayar daripada trip yang harus dibayarkannya itu Rp 46 ribu dan pada saat itu pelaku sudah memiliki uang sebesar itu tetapi dia harus memaksakan diri untuk menganbil uang di salah satu ATM yang pecahannya Rp 100 ribu, kenapa 100 ribu karena dia (pelaku) berharap korban nantiya akan mengeluarkan isi dompetnya setelah korban mengeluarkan isi dompetnya dan jumlah uang di dalam dompet korban itu cukup untuk menservice laptopnya dia dan akhirnya dilakukan itu (penusukan)," katanya.

Baca: BREAKING NEWS - Pembunuh Sopir Taksi Online di Bogor Ditangkap di Cibinong

Namun, aksi pencurian itu gagal walaupun pelaku sudah menusuk leher korban.

Korban yang sudah ditusuk itu pun sempat berteriak dan membunyikan klakson hingga pelaku panik dan langsung melarikan diri.

Atas perbuatanya pelaku terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Pelaku Penusukan Sopir Taksi Online Di Bogor Butuh Duit Untuk Service Laptop 

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved