Soal Kabar Bocah di Tegal Diculik Wewe Gombel, Ini Kata Polisi Setempat

Bahkan sekira 50 orang warga di Jalan Temanggung, Kelurahan Margadana, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, turut mencari Yuni.

Soal Kabar Bocah di Tegal Diculik Wewe Gombel, Ini Kata Polisi Setempat
Fajar Bachruddin Achmad/Tribun Jateng
Darwati, warga Kota Tegal, bersama putrinya Sri Wahyuning, saat ditemui tribunjateng.com di rumahnya, Minggu (3/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, TEGAL - Kabar hilangnya Sri Wahyuning, anak berusia lima tahun di Tegal masih menjadi teka- teki.

Warga setempat percaya, hilangnya Yuni selama tiga jam dibawa oleh wewe gombel.

Yuni hilang bada maghrib di teras rumah, pada Senin (28/10/2019), sekira pukul 18.00 WIB sampai 20.30.

Tiba- tiba, putri dari pasangan suami istri Darwati (50) dan Rosidin (56), ditemukan di belakang pintu rumah.

Bahkan sekira 50 orang warga di Jalan Temanggung, Kelurahan Margadana, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, turut mencari Yuni.

Mereka mengelilingi kampung sembari memukul alat dapur.

Menanggapi itu, Kapolsek Sumurpanggang Polres Tegal Kota, Kompol Wartoyo mengatakan, pihaknya masih mendalami kabar hilangnya Yuni.

Baca: Indekos Jalan Citarum Tegal Digerebek, Temukan Bukan Pasutri Tinggal Sekamar

Baca: Cerita Anaknya Diculik Wewe Gombel, Darwati Lakukan Ritual Buka Baju Hingga Nungging

Menurutnya, memang laporan yang diterima, Yuni hilang dibawa wewe gombel.

Tapi itu juga masih simpang siur.

Apalagi si anak berkata jika ia melihat orang tinggi besar membawanya.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved