Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah akan Dampingi Korban Threesome di Buleleng

Ariasa dikonfirmasi melalui saluran telepon Jumat (8/11/2019) mengatakan, threesome ini merupakan kasus pertama yang terjadi di Bali.

Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah akan Dampingi Korban Threesome di Buleleng
istimewa
Ilustrasi aksi 'threesome' 

Laporan Wartawan Tribun Bali Ratu Ayu Astri Desiani

TRIBUNNEWS.COM, SINGARAJA- Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Bali, I Kadek Ariasa mengutuk keras kasus threesome (melakukan hubungan seks bertiga) yang terjadi di Buleleng.

Ini lantaran kasus tersebut melibatkan seorang korban yang masih berada di bawah umur yang merupakan siswi SMK di Buleleng berinisial V (16).

Ariasa dikonfirmasi melalui saluran telepon Jumat (8/11/2019) mengatakan, threesome ini merupakan kasus pertama yang terjadi di Bali.

Dengan adanya kasus ini, Ariasa menyebut, sikap mental anak-anak di Bali harusnya lebih dipertajam lagi agar lebih memiliki mental yang kuat, berkarakter.

Jadi bisa memilah hal yang baik, serta berani mengambil sikap dalam menghadapi masalah.

"Pendidikan kita selama ini masih terjerumus pada kurikulum, angka dan nilai. Pendidikan ini harus banyak belajar dari berbagai peristiwa seperti ini, untuk selalu kretif melakukan perubahan dan membangun sikap pada anak-anak kita selain pada kemajuan prestasi," ucapnya.

Baca: Kata Anggota DPR Soal Guru Ajak Siswinya Threesome

Berkaca dari salah pelaku yang merupakan oknum guru honorer, Ariasa menyebut, lembaga-lembaga penghasil guru juga sebaiknya perlu menanamkan karakter kepada mahasiswanya, seperti karakter tauladan, memiliki karakter berpikir maju dan karakter yang memahami Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Mereka kan nanti akan mengurusi anak-anak, jadi mereka juga harus paham betul tentang Undang-undang Perlindungan Anak," ucapnya.

Atas adanya kasus ini, Ariasa mengaku akan memantau prosesnya hingga selesai di meja pengadilan. Sementara terhadap korban, akan diberikan pendampingan psikologi.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved