RESPON Wawalikota Pasuruan ke Siswa Pasca Atap SDN Gentong Ambruk, Pakai Trauma Healing & Akupuntur

RESPON Wawalikota Pasuruan ke Siswa Pasca Atap SDN Gentong Ambruk, Pakai Trauma Healing & Akupuntur.

RESPON Wawalikota Pasuruan ke Siswa Pasca Atap SDN Gentong Ambruk, Pakai Trauma Healing & Akupuntur
Surya.co.id/Galih Lintartika
Atap empat kelas di UPT SDN Gentong, di Jalan KH Sepuh No 49, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, yang ambruk, Selasa (5/11/2019) (surya.co.id/galih lintartika) 

TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo langsung mengambil langkah - langkah tegas untuk menyikapi empat atap kelas di SDN Gentong Pasuruan ambruk yang menewaskan dua orang tiga hari yang lalu.

Setelah menggelar rapat, Teno, sapaan akrab Wakil Wali Kota Pasuruan ini sudah menginstruksikan ke jajarannya, agar menginformasikan ke siswa-siswi SDN Gentong untuk persiapan memulai belajar mengajar kembali.

Akan tetapi, Teno menegaskan, kegiatan belajar mengajar tidak dilakukan di SDN Gentong. Ia mengatakan, tempat belajar mengajar siswa dan siswi dipindahkan ke sekolah terdekat.

"Semua proses belajar mengajar di SDN Gentong akan dipindahkan ke Madrasah Diniyah Al Ghofuriyah di gang masjid Al Ghofuriyah kelurahan Gentong," kata pria yang juga menjabat sebagai Plt Walikota Pasuruan, Jum'at (8/11/19) siang

Teno menegaskan, ada enam ruang kelas di madin yang siap digunakan termasuk satu ruang guru. Ia mengaku sudah melakukan pengecekan untuk persiapan pemindahan aktivitas belajar mengajar ini.

Rencananya, kata Teno, belajar mengajar untuk siswa dan siswi SDN Gentong ini akan aktif Senin (11/11/2019) mendatang. Kata dia, meski sekolah dipindah, kemungkinan besar, porsi pelajaran ini tidak sebesar biasanya.

Baca selengkapnya >>>>>

Editor: Januar Adi Sagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved