Atap SDN Gentong di Pasuruan Ambruk, 2 Orang Jadi Tersangka, Polda Jatim Sebut Ada Indikasi Korupsi

Ditreskrimsus Polda Jawa Timur menetapkan dua orang pelaksana pekerja bangunan sebagai tersangka atas ambruknya atap SDN Gentong Kota Pasuruan.

Atap SDN Gentong di Pasuruan Ambruk, 2 Orang Jadi Tersangka, Polda Jatim Sebut Ada Indikasi Korupsi
Tribunjatim/Luhur Pambudi
Ditreskrimum Polda Jatim menetapkan dua tersangka terkait ambruknya atap kelas SDN Gentong, Gentong, Kota Pasuruan, Senin (11/11/2019). Dedi Seto dan Sutaji saat dikeler ke halaman Ditreskrimum Mapolda Jatim. Tribunjatim/Luhur Pambudi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - Ditreskrimsus Polda Jawa Timur menetapkan dua orang pelaksana pekerja bangunan sebagai tersangka atas ambruknya atap SDN Gentong Kota Pasuruan yang menewaskan dua orang.

Dua orang pelaksana pekerja bangunan itu adalah kontraktor dan pengawas, Dedi Seto dan mandor pelaksanan bangunan sekolah SDN Gentong Kota Pasuruan, Sutaji.

Direskrimum Polda Jawa Timur Kombes Pol Gidion Arif Setyawan memastikan, belum ada penambahan tersangka.

"Terkait pasal 359 masih 2 tersangka ini," katanya di Halaman Gedung Ditreskrimum Mapolda Jawa Timur, Senin (11/11/2019).

Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menjelaskan, pihaknya tidak menutup kemungkinan ada indikasi praktik korupsi di balik pengadaan pengerjaan renovasi atap bangunan kelas SDN Gentong Kota Pasuruan.

"Iya ada indikasi korupsi, tapi tidak kami yang menangani," jelasnya.

Baca selengkapnya >>>>>

Editor: Januar Adi Sagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved