Penjual Bakso Pentol yang Ditangkap Densus 88 Diduga Alumni ISIS, Pernah Ditangkap di Suriah

Terduga teroris asal Sukoharjo yang ditangkap Densus 88 disinyalir terindikasi alumni ISIS.

Penjual Bakso Pentol yang Ditangkap Densus 88 Diduga Alumni ISIS, Pernah Ditangkap di Suriah
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Situasi rumah terduga teroris Qowie Muqimudin (27) di Dusun Tegalrejo RT 05/RW 03, Pranan, Polokarto, Sukoharjo, Selasa (19/11/2019). 

TribunSolo.com/Agil Tri

TRIBUNNEWS.COM, SUKOHARJO - Terduga teroris asal Sukoharjo yang ditangkap Densus 88 disinyalir terindikasi alumni ISIS.

Warga Dusun Tegalrejo RT 05/RW 03, Pranan, Polokarto, Sukoharjo, Qowie Muqimudin (27), ditangkap Desus pada Senin (18/11/2019) pagi.

Ia ditangkap saat sedang berjualan es doger dan bakso pentol keliling di Jalan Ciu, Pranan, Polokarto.

Menurut tetangganya, Sugino, Qowie pernah pergi ke Suriah, saat perang Isis sedang gencar-gencarnya beberapa tahun lalu.

"Dulu alumni ISIS, pernah ditangkap di Suriah saat sedang menyeberang," katanya saat ditemui TribunSolo.com, Selasa (19/11/2019).

Dia menuturkan, peristiwa itu terjadi kisaran pada 2016.

Setelah dia ditangkap, Qowie kemudian dikembalikan ke Indonesia.

"Dia tidak ditahan, katanya kurang cukup bukti."

"Waktu sudah dikembalikan ke Jakarta, dia dijemput orangtuanya," jelasnya.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Noorchasanah A
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved