Siswa SMA Menyelinap Masuk ke Rumah Gurunya, Awalnya Berniat Ambil Benda Ini Sebelum Tusuk Korban

Fakta baru kasus siswa SMA tusuk seorang guru warga Dusun Sambeng, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul.

Siswa SMA Menyelinap Masuk ke Rumah Gurunya, Awalnya Berniat Ambil Benda Ini Sebelum Tusuk Korban
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan/Tribun Bali/Prima
Kapolsek Srandakan, Kompol B Muryanto, menunjukkan TKP kasus penusukan yang masih terdapat berkas darah di rumah korban, di Srandakan, Bantul, Kamis (21/11/2019) - Ilustrasi kekerasan fisik yang dilakukan seorang pria pada wanita. 

TRIBUNNEWS.COM - Terungkap fakta baru kasus Siswa SMA tusuk seorang guru, Wening Pamuji Asih (35) warga Dusun Sambeng, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul.

Pelaku penusukan, CB (16) diduga mengalami gangguan jiwa.

Hal itu diungkap Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Riko Sanjaya.

Ia mengatakan bahwa penyebab gangguan kejiwaan itu diduga karena pelaku kerap ditolak cintanya oleh korban.

Seperti diketahui bahwa CB sebelumnya dilaporkan mengaku menyukai gurunya itu.

"Pelaku mengaggumi gurunya itu sejak duduk di bangku kelas X." ujar Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Riko Sanjaya, Jumat (22/11/2019) seperti dikutip dari Kompas.com.

Kejadian penusukan terhadap guru itu terjadi pada Rabu (20/11/2019) malam.

CB merupakan murid dari korban ketika kelas X.

Penusukan terhadap guru itu diketahui terjadi setelah pelaku mengambil pakaian korban.

"Yang bersangkutan (pelaku) datang ke rumah korban bermaksud mengambil pakaian korban. Saat masuk, melihat korban tidur," kata AKP Rico Sanjaya.

Halaman Selanjutnya

Editor: TribunnewsBogor.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved