Adanya Pabrik Sumpit Jadi Lokasi Pembuatan Pil PCC, Wali Kota Merasa Kecolongan

Budi mengajak semua pihak untuk meningkatkan kepekaann dan kewaspadaan di lingkungan masing-masing terutama aktivitas masyarakat pendatang

Adanya Pabrik Sumpit Jadi Lokasi Pembuatan Pil PCC, Wali Kota Merasa Kecolongan
Isep Heri/Tribun Jabar
Konferensi pers penggerebekan pabrik pil PCC yang berkamuflase di pabrik sumpit Kampung Awilega RT 02 RW 08, Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Rabu (27/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Terbongkarnya pabrik pil PCC berkamuflase pabrik sumpit membuat gempar di Kampung Awilega, Kelurahan Gununggede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengaku kecolongan karena obat terlarang diproduksi di wilayahnya.

Satu dari sembilan orang yang diamankan BNN dan Polri diketahui sebagai warga Kota Tasikmalaya.

Kejadian itu diharapkan Budi Budiman menjadi pelajaran berharga bagi semuanya.

Baca: Pabrik Sumpit Itu Ternyata Hanya Kamuflase Untuk Memproduksi Obat-obatan Terlarang

"Jujur saja kami kecolongan. Mereka cukup cerdik juga modusnya sehingga seolah-olah tidak terdeteksi. Karena ditutupi dengan pabrik sumpit dan seolah-olah tak ada aktivitas lainnya," kata Budi Budiman di lokasi penggerebekan, Rabu (27/11/2019).

Adanya hal ini, Budi mengajak semua pihak untuk meningkatkan kepekaann dan kewaspadaan di lingkungan masing-masing terutama aktivitas masyarakat pendatang.

"Jadi RT dan RW dan masyarakat harus proaktif, ketika ada kegiatan yang ekslusif harus diwaspadai. Jadikan hal ini sebagai pelajaran," ujarnya.

Baca: Narkoba Produk Tasikmalaya Wilayah Edarnya Menguasai Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi

Sebelumnya dilaporkan, dua orang diamankan polisi menggunakan mobil patroli dari sebuah pabrik di Kampung Awilega, RT 02 RW 08, Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Pabrik tersebut mendadak ramai, Selasa (26/11/2019) petang.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved